Pabrik di Semarang Produksi 2,7 Miliar Butir PCC dalam Sebulan

Mustholih    •    Senin, 04 Dec 2017 11:29 WIB
pil maut pcc
Pabrik di Semarang Produksi 2,7 Miliar Butir PCC dalam Sebulan
Gelar perkara penggerebekan di rumah yang menjadi pabrik penghasil pil PCC di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 4 Desember 2017, Medcom - Mustholih

Semarang: Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar rumah yang menjadi pabrik pembuat pil penenang paracetamol caffein carisoprodol (PPC) di Jalan Halmahera, Semarang, Jawa Tengah. Pabrik memproduksi 2,7 miliar pil PCC dalam sebulan.

Baca: BNN Gerebek Pabrik PCC di Tiga Kota 

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan pelaku mengaku memproduksi pil sejak tiga bulan lalu. Dalam sepekan, pemilik pabrik mengaku menghasilkan jutaan pil.

"Bila ditelusuri, korbannya sudah banyak," kata pria yang disapa Buwas dalam gelar perkara di lokasi pembuatan pil PCC di Semarang, Senin, 4 Desember 2017.

Penggerebekan pabrik merupakan pengembangan dari kasus penyalahgunaan obat-obatan di Kendari, Sulawesi Tenggara. Pertengahan September 2017, sebanyak 62 siswa SD hingga SMP mengamuk usai mengonsumsi pil PCC.

Baca: Obat yang Beredar di Kendari Bertuliskan PCC

"Bahkan ada korban yang meninggal," terang Buwas.

BNN menemukan fakta PCC ditemukan juga di Kalimantan dan Kepulauan Riau. Petugas bahkan menemukan 12 ton bahan baku pembuat pil di Kepulauan Riau.

"Tapi tidak bisa kita apa-apakan karena kewenang kita enggak ada," jelas Buwas.

BNN menetapkan sebelas tersangka dan menyita sejumlah barang bukti dalam kasus di Semarang. Antara lain, mesin pencetak sebanyak empat unit, satu unit mobil, senjata api dan bahan baku pembuatan pil PCC.


(RRN)