Ratusan Nelayan Tegal Demo Sambut Kedatangan Menteri Susi

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 13 Nov 2017 13:37 WIB
nelayan
Ratusan Nelayan Tegal Demo Sambut Kedatangan Menteri Susi
Ratusan Nelayan berdemo menyambut kedatangan Menteri Susi Pujiastuti di Tegal, Jawa Tengah, Senin, 13 November 2017. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)

Tegal: Ratusan nelayan di Kota Tegal, Jawa Tengah, mengelar aksi demo di ruas jalan lingkar Utara (jalingjut), Tegalsari, Senin 13 November. Aksi menuntut dibatalkannya penggunaan jaring cantrang tersebut.

Selain itu, para nelayan yang tergabung dalam Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) itu juga meminta Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan uji petik untuk membuktikan bahwa alat cantrang memang membahayakan biota laut. 

Sekretaris PNKT Riswanto mengatakan, nelayan cantrang tetap menolak pelarangan cantrang. Ia berharap KKP melakukan uji petik bersama. 

"Supaya kementerian tahu kalau cantrang itu tidak merusak biota laut. Karena cantrang berbeda dengan trowl," katanya. 

Rizwanto menjelaskan, alat cantrang tidak berbahaya karena pengoperasiannya dengan cara ditarik. Sehingga tidak menyentuh dasar laut. Berbeda dengan trowl yang diseret hingga menyentuh dasar laut. 

“Kami meminta agar cantrang tidak dilarang.  Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tandasnya.

Disebutkan, di Kota Tegal sebanyak 576 anggota PNKT, hampir semuanya menggunakan alat tangkap cantrang. Hampir 85 persen dari kapal di Kota Tegal didominasi jenis cantrang.

Menurut dia, saat ini ada sekitar 78 pemilik kapal masih berutang di bank sekitar Rp59 miliar. Jadi, dampak pelarangan akan banyak nelayan yang tidak bisa mengangsur. Selain itu, jumlah pengangguran juga semakin banyak.

Larangan penggunaan alat tangkap cantrang termaktub dalam Peratuan Menteri KKP nomor 2 tahun 2015.



(ALB)