Pergub DIY Dijanjikan Akomodir Taksi Konvensional dan Online

Patricia Vicka    •    Jumat, 03 Nov 2017 14:52 WIB
taksi onlinetransportasi berbasis aplikasi
Pergub DIY Dijanjikan Akomodir Taksi Konvensional dan Online
Ilustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemda DIY akan merevisi Peraturan Gubernur mengenai angkutan sewa khusus minggu depan. Isi Pergub akan berbeda dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017, namun dipastikan mengakomodir taksi online dan konvensional.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapto Raharjo, menjelaskan isi Pergub taksi online tak seluruhnya berpedoman pada Permenhub.

"Pergub kami ini istimewa. Sedikit menyimpang dari Permenhub. Kami mencoba mengakomodir keduanya (taksi online dan konvensional). Win-win solution lah," ujar Sigit melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Jumat  3 November 2017.

(Baca: Sembilan Poin terkait Revisi Peraturan Taksi Online)

Untuk itu Pemda akan mengumpulkan para perwakilan dari taksi online dan konvensional minggu depan sebagai bahan pembuatan Pergub.

Pihaknya hingga saat ini masih terus mengkaji besaran kuota untuk taksi online. Nantinya besaran kuota dihitung secara keseluruhan melihat pada kebutuhan angkutan umum di DIY untuk lima tahun ke depan.

"Kuota enggak setengah-setengah. Bukan cuma kuota untuk taksi online. Tapi untuk semua kendaraan umum. Nanti tinggal dibagi-bagi taksi online berapa, taksi lama (konvensional) berapa, angkutan perkotaan berapa," katanya.

Namun besaran kuota kemungkinan belum akan dimasukkan ke dalam Pergub. Sambil menunggu Pergub keluar, Sigit mengimbau seluruh pengemudi taksi online untuk memenuhi ketentuan dalam Permenhub no 108/2017, di antaranya melakukan uji KIR dan berbadan usaha.

Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan isi dari Pergub akan mencoba mengakomodir kebutuhan pengemudi taksi dua moda, keputusan dari pemerintah pusat, ditambah usulan dari masyarakat.

(Klik: Pengemudi Taksi Daring DIY Wajib Ikut Permenhub)


(SUR)