Pelaku Penganiaya Balita Ditangkap di Tawangmangu

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 22 Nov 2016 13:10 WIB
penganiayaan anak
Pelaku Penganiaya Balita Ditangkap di Tawangmangu
Foto ilustrasi. (Ant/Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap penganiaya balita berinisial JM. Pelaku berinisial AC ditangkap di kawasan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa 22 November, sekitar pukul 01.00 WIIB.

Direskrimum Polda DIY, Komisaris Besar Frans Tjahyono mengatakan semula polisi akan menangkap AC di kediamannya di Jalan Parangtritis, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Namun, polisi mendapati kediaman tersebut kosong.

Baca: Pengakuan Ibu Balita Korban Penyiksaan Majikan

"Kami lalu lakukan pengejaran di Karanganyar, Jawa Tengah," kata Frans kepada Metrotvnews.com di Mapolda DIY.

Frans mengaku belum bisa memastikan secara detail mengapa AC bisa berada di Karanganyar. Ia mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan pelaku.

"Sekarang masih kami lakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Belum tahu, dia di sana (Karanganyar) berada di rumah kerabat, saudara, atau yang lain," ungkapnya.

Ia menambahkan, polisi sudah memiliki alat bukti cukup dalam menangkap AC. Alat bukti yang Frans sampaikan yakni hasil visum RS Bhayangkara Polda DIY dan hasil pemeriksaan sejumlah saksi.

Baca: Balita Korban Penyiksaan Trauma Lihat Kulkas & Mesin Cuci

Sartini dan putranya, JM, 1,5 tahun, menjadi korban kekerasan majikannya, AC, yang beralamat di Jalan Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Disekap bulan Februari hingga September lalu, Sartini dan putranya mendapatkan sejumlah tindak kekerasan dari majikan, mulai dari bentuk intimidasi maupun fisik.

Setelah berhasil kabur dan menenangkan diri, Sartini memberanikan diri lapor ke polisi, 15 November. Saat ditemui di Polda DIY, Sartini berharap polisi menghukum berat majikannya.

Baca: Polisi Periksa Kakak Balita Korban Penyiksaan Majikan

Saat ini, kondisi balita tersebut telah memperoleh penanganan dan kembali ceria. Di sisi lain, psikolog juga dilibatkan untuk melakukan pendampingan.


(SAN)