Tambahan Penghasilan untuk 200 ASN Jateng Dipangkas

   •    Kamis, 24 Nov 2016 19:01 WIB
pns
Tambahan Penghasilan untuk 200 ASN Jateng Dipangkas
Foto ilustrasi. (Ant/Jojon)

Metrotvnews.com, Semarang: Badan Kepegawaian Daerah Jawa Tengah memangkas tambahan penghasilan pegawai 200 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemprov. Penyebabnya, mereka dinilai tidak disiplin atau indisipliner.

"Total TPP (tambahan penghasilan pegawai) ASN indisipliner yang dipotong hingga triwulan ketiga 2016 sebanyak Rp2,6 miliar," kata Kepala BKD Jateng Arief Irwanto, dikutip Antara, di Semarang, Kamis (25/11/2016).

Menurut dia, jumlah TPP yang dipotong pada tahun ini jauh lebih sedikit dibanding 2015 yang tercatat 800-an ASN. Tahun lalu, nominal TPP yang dipotong Rp6,2 miliar.

Ia mengungkapkan, sebagian besar ASN yang melakukan berbagai pelanggaran disiplin dan telah mendapatkan sanksi itu adalah yang menduduki jabatan sebagai staf biasa.

Arief menjelaskan, tindak indisipliner PNS terekam pada sistem absensi online yang diterapkan di tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Bentuk ketidakdisiplinan yang dilakukan PNS antara lain, terlambat masuk kerja, bolos kerja, dan pulang mendahului jam kerja berakhir," ujarnya.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa sanksi pemotongan TPP bukan merupakan tujuan utama penerapan absensi daring. Melainkan peningkatan kinerja PNS.

Melalui sistem itu, kinerja semua PNS akan terpantau secara detail, terutama dari sisi ketepatan waktu kerja. 

"Sudah ada kriteria sanksi, misalnya yang masuk kriteria hukuman ringan, maka TPP dipotong 10 persen, hukuman sedang 20 persen, dan hukuman berat 50 persen," katanya.


(SAN)