Kebun Amarilis di Gunungkidul Kembali Mekar

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 17 Jul 2017 16:59 WIB
lingkungan
Kebun Amarilis di Gunungkidul Kembali Mekar
Kebun bunga Amarilis di Gunungkidul. (MTVN-Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Gunungkidul: Masih ingat dengan kebun bunga Amarilis di Desa Salam, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta? Taman yang pernah rusak lantaran pengunjungnya berswafoto itu kini kembali bersemi.

Kebun milik Sukadi, 46, ini berada di jalur Yogyakarta-Wonosari. Tak jauh dari jalan utama, kebun amarilis berwarna oranye tersebut tampak membentang di antara sudut bebatuan. 

Sukadi berujar, dirinya merawat kebun bunga tersebut hingga kini. Ia mengaku menanam sekitar 500 ribu umbi bibit bunga amarilis pada beberapa bulan lalu. Tiap umbi ia perkirakan bisa tumbuh 2-3 batang pohon amarilis. 

Baca: Netizen Ngamuk Taman Amaryllis Diinjak-injak Demi Selfie

"Tahun lalu tidak berbunga karena masalah curah hujan yang tidak sesuai. Tahun ini bisa berbunga tapi belum semua. Harusnya besok November sampai Desember," ujar Sukadi di Gunungkidul, Yogyakarta pada Senin, 17 Juli 2017. 

Menurut dia, luasan tanaman Amarilis di pekarangannya sekitar 3.000 meter persegi. Sukadi mulai budidaya tanaman itu sejak 2002. 

"Dulu pas awal tumbuh dikira gulma sama tetangga. Sekarang diminta untuk tetap dilestarikan," katanya. 

Saat ini, sejumlah pengunjung mulai datang di lokasi taman bunga amarilis. Beberapa diantara memilih mengabadikan momen itu dengan berfoto. 

Guna menjaga agar tak rusak terinjak, Sukadi menyiapkan jalur khusus bagi pengunjung. Sukadi belajar dari peristiwa tahun 2015 yang saat itu pengunjung nekat berfoto di atas tanaman bunga amarilis. 

Wisatawan tak dipungut biaya untuk sekadar berfoto. Namun, apabila hendak membawa bibit tanaman amarilis ditarik biaya Rp3 ribu untuk satu umbi bibit di dalam polybag atau Rp7 ribu berisi tiga bibit. 

Baca: Pemilik Pasrah Taman Amaryllis Rusak Terinjak Pengunjung

"Ibu Budiono (istri mantan wakil presiden Boediono) juga membeli bibit di sini seminggu lalu," ungkap Sukadi. 

Bupati Gunungkidul, Badingah mengutarakan harapannya agar warga di Kecamatan Patuk menanam bunga amarilis di pekarangan rumah. Ia mengaku sudah bermitra dengan Desa Salam di Kecamatan Patuk dalam hal pengembangan tanaman bunga amarilis. 

"Kita akan kerja sama dengan salah satu kampus di Yogya. Kita ajak kerja sama melestarikan tanaman amarilis agar bisa berdampak secara ekonomi untuk warga," ujarnya.




(SAN)