Pemkot Yogyakarta Didesak Segera Menyusun Solusi bagi PKL Sarkem

Patricia Vicka    •    Selasa, 08 Aug 2017 10:21 WIB
yogyakarta
Pemkot Yogyakarta Didesak Segera Menyusun Solusi bagi PKL Sarkem
PKL Sarkem saat mengadu ke anggota DRPD Kota Yogyakarta -- MTVN/Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemerintah Kota Yogyakarta diminta menjelaskan duduk perkara penertiban pedagang kaki lima (PKL) Jalan Pasar Kembang (Sarkem) di hadapan anggota dewan. Rapat yang berlangsung secara tertutup ini belum menemukan solusi kelanjutan nasib para PKL.

Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Nasrul Khoiri menjelaskan, pihaknya mendesak pemkot menyusun rencana konkret bagi masa depan pedagang paling lambat akhir Agustus 2017. "Jika tidak selesai, maka tidak ada jalan selain membentuk panitia khusus hingga menggulirkan hak angket," kata dia usai rapat bersama Pemkot di DPRD Kota Yogyakarta, Selasa 7 Agustus 2017.

(Baca: Pansus Penggusuran Pedagang Sarkem akan Dibentuk)

Nasrul menjelaskan, selama rapat berlangsung, pihak pemkot yang diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Aman Yuriadijaya serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maryustion Tonang, tak bisa menjelaskan progres nasib PKL usai digusur dari lapaknya. "Mereka mengakui kalau belum siap mengantisipasi penataan Stasiun Tugu," lanjutnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Danang Rudiatmoko mengaku, tak percaya dengan alasan pemkot. Sebab, wacana penertiban Stasiun Tugu sudah didengungkan dua tahun lalu.

Apalagi, lanjut Danang, ada peralihan hak lahan Sultan Ground dari sebelumnya dipegang pemkot beralih ke PT KAI. Hingga kini, Pemkot Yogyakarta masih bungkam terkait rapat tersebut.

(Baca: Pedagang Gusuran akan Gugat PT KAI Yogya)

Pembongkaran terhadap 70 kios di sisi selatan Stasiun Tugu Yogyakarta dilakukan pada Rabu, 5 Juli 2017. PT KAI Daop VI Yogyakarta menganggap kios tidak berizin.

Penertiban seiring rencana pemda merevitalitasasi kawasan Malioboro. Lokasi Stasiun Tugu, Jalan Pasar Kembang bersinggungan dengan Jalan Malioboro.


(NIN)