Warga Jepara Harus Begadang Demi Mendapat Air PDAM

Rhobi Shani    •    Rabu, 19 Jul 2017 14:46 WIB
pdam
Warga Jepara Harus Begadang Demi Mendapat Air PDAM
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jepara: Sejumlah pelanggan mengeluhkan distribusi air dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Aliran PDAM yang tak lancar memaksa warga begadang demi menampung air.

"Keluarnya air thar-thir (sedikit-sedikit). Kalau malam jadi tidak tidur. Kalau tidur, paginya tidak mandi karena air sudah tidak mengalir," kata Nur Rohmad, warga RT.1 RW.3 Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Jepara, Jawa Tengah, Rabu 19 Juli 2017.

Menurut Nur, air PDAM hanya mengalir pada dini hari mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB. Itu pun alirannya tidak lancar dan debit air kecil.

Padahal, lanjut Nur, PDAM adalah sumber utama air bersih warga. Banyak warga enggan membuat sumur karena wilayah Kedungmalang tidak bisa menghasilkan air tanah yang bagus.

"Airnya di sini (Kedungmalang) asin. Ada warga yang pernah membuat sumur bor dengan kedalaman 100 meter, airnya juga masih asin," kata Nur.

Senada, Ahmadun juga mengeluhkan aliran PDAM yang tidak lancar. Ia mengaku sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada PDAM dan meminta adanya tambahan pompa air.

"Tapi, jawabannya belum mendapatkan lokasi yang layak dan belum memiliki sumber air," ungkap Ahmadun.

Guna memenuhi kebutuhan air, Ahmadun dan warga KEdungmalang lainnya terpaksa membeli air bersih dari pedagang keliling. Setiap satu jerigen berisi 20 liter air dihargai Rp2 ribu.


(NIN)