Kekeringan di Jepara Meluas

Rhobi Shani    •    Rabu, 30 Aug 2017 14:11 WIB
kemarau dan kekeringan
Kekeringan di Jepara Meluas
Droping air bersih oleh BPBD Jepara

Metrotvnews.com, Jepara: Kekeringan yang melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, meluas. Pekan lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara melakukan droping air ke dua desa, mulai pekan ini droping air dilakukan ke lima desa.
 
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno menyampaikan, jumlah desa yang mengalami kekeringan akan terus bertambah. Mengingat saat ini belum memasuki puncak musim kemarau.
 
“Musim kemarau sudah dimulai awal bulan ini. Minggu lalu droping air bersih hanya ke dua desa, ini tambah tiga lagi kemungkinan akan terus bertambah,” ujar Lulus, Rabu 30 Agustus 2017.
 
Lulus bilang, lima desa yang mengalami kekeringan saat ini tersebar di lempat kecamatan. Yaitu Desa Kedungmalang dan Karangaji Kecamatan Kedung, Desa Tunggul Pandean Kecamatan Nalumsari, Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit, dan satu desa di Kecamatan Mlonggo.
 
“Karangaji dan Tunggul Pandean baru dilakukan droping minggu ini,” kata Lulus.
 
Untuk mengatasi masalah kekeringan, Lulus melanjutkan, pemerintah Kabupaten Jepaten menyiapkan anggaran Rp50 juta. Jika, anggaran yang sudah disiapkan masih kurang, maka akan dikucurkan alokasi anggaran biaya tak terduga.
 
“Apa bial nanti masuk cuaca ekstrim kondisi tanggap darurat kami akan gunakan biaya anggaran tak terduga,” terang Lulus.
 
Setiap tahun, kekeringan selalu mengintai Bumi Kartani. Sebagai solusi jangka panjang, Lulus menambahkan, pihaknya mengusulkan progam bank air. Serta melakukan geolistrik, pemetaan aliran air bawah tanah.
 
“Bank air kalau musim hujan menampung air, sehingga saat musim kemarau seperti saat ini bisa untuk pendinginan,” tandas Lulus.


(ALB)