Video Mapping Hiasi Tugu Yogyakarta saat Wayang Jogja Night Carnival

Patricia Vicka    •    Sabtu, 07 Oct 2017 22:54 WIB
hut kota yogyakarta
Video <i>Mapping</i> Hiasi Tugu Yogyakarta saat Wayang Jogja Night Carnival
Tugu Yogyakarta dihiasi video mapping saat Wayang Jogja Night Carnival. (MTVN/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemandangan berbeda tampak di sekitar Tugu Yogyakarta saat pagelaran Wayang Jogja Night Carnival. Ikon legendaris ini disulap menjadi panggung pertunjukan wayang. Cahaya lampu disorot ke dinding Tugu Yogyakarta membentuk tokoh-tokoh dalam dunia pewayangan seperti Arjuna, Sadewa, Karno, dan Puntadewo.

Tokoh wayang ini terbentuk dari cahaya lampu yang ditembakkan dengan teknik video mapping. Selain wayang, adapula cahaya lampu yang membentuk suatu pola indah saling berputar mengikuti suara. Pola cahaya ini menambah cantik ikon Yogyakarta ini.

Dua buah layar besar yang didirikan di sisi kiri dan kanan Tugu Yogyakarta turut menampilkan video tokoh-tokoh wayang. Sementara sebuah panggung kecil didirikan di depan Tugu Yogyakarta sebagai tempat duduk para jajaran pemerintahan dan undangan.


Pagelaran wayang di area Tugu Yogyakarta saat Wayang Jogja Night Carnival 2017. (MTVN/Patricia Vicka)

Atraksi video mapping ini muncul pada pembukaan acara Wayang Jogja Night Carnival 2017. Acara ini adalah puncak perayaan HUT ke 261 Kota Yogyakarta yang digelar pada Sabtu 7 Oktobet 2017 malam. Wayang Jogja Night Carnival 2017 digelar mulai pukul 18.00 wib.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi digelarnya acara budaya ini. Dalam kata sambutannya Sri Sultan mengajak seluruh warga Yogyakarta untuk instropeksi diri dan menata kembali Kota Yogyakarta sesuai filosofinya. 

Perayaan Di Tugu Yogyakarta menurut Sultan hendaknya juga dimaknai sebagai salah satu upaya mengingat kembali roh budaya dan kearifan lokal Yogyakarta. 

"Ini juga waktunya instropeksi diri. Dari Keraton ke Tugu dan Merapi yang searah menunjukkan tujuan hidup manusia ke sang khalik. Kota sebaiknya tidak hanya layak huni bagi pensiunan. Tapi juga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warganya,"kata Sultan HB X dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai simbol pembukaan acara.

Usai acara dibuka, warga menampilkan atraksi dan tari-tarian dengan tema Wayang di sekitar Tugu Yogyakarta. Mereka  berasal dari 14 kecamatan di Kota Yogyakarta. Satu persatu mereka menari dengan lakon wayang yang sudah ditentukan. Lakon yang ditampilkan diantaranya Karno, Drupadi, Sugriwa Subali dan Nakula. 


(LDS)