Tulisan Tangan Proklamator Soekarno Jadi Prasasti di Akademi Militer Magelang

Antara    •    Sabtu, 11 Nov 2017 14:25 WIB
sejarah
Tulisan Tangan Proklamator Soekarno Jadi Prasasti di Akademi Militer Magelang
Sejumlah taruna meneriakkan yel-yel pada acara Wisuda Prabathar di Komplek Akademi Militer Magelang, Kamis 2 November 2017, Ant - Anis Efizudin

Magelang: Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono meresmikan prasasti tulisan tangan Presiden pertama RI Soekarno di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Tulisan tangan Presiden pertama RI tersebut tercantum dalam peresmian pembukaan kembali Akademi Militer 1957.

"Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Ikatan Akademi Militer yang telah merencanakan kegiatan ini," kata Mulyono di Magelang, Sabtu 11 November 2017.

Ia berharap momentum peresmian prasasti tidak sekadar simbol, namun akan menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi taruna/taruni dan abituren Akademi Militer bahwa sama-sama pernah digembleng di Lembah Tidar. Tujuannya yaitu meningkatkan soliditas dan sinergitas di dalam masa pengabdian dan kekaryaan.

Sejarah Akademi Militer dimulai dari didirikannya Militaire Academie (MA) Yogyakarta pada 31 Oktober 1945, atas perintah Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat Letnan Jenderal TNI Oerip Soemohardjo. Namun, pada 1950 setelah meluluskan dua angkatan, karena alasan teknis MA Yogyakarta ditutup. Taruna angkatan ketiga pun menuntaskan pendidikan di KMA Breda, Belanda.

Pada kurun waktu yang sama di berbagai tempat, seperti Malang, Mojoagung, Tangerang, Palembang, Bukit Tinggi, Brastagi dan Prapat, didirikan Sekolah Perwira Darurat untuk memenuhi kebutuhan TNI AD/ABRI pada waktu itu.

Pada 1 Januari 1951 di Bandung didirikan SPGi AD (Sekolah Perwira Genie Angkatan Darat), dan pada 23 September 1956 berubah menjadi ATEKAD (Akademi Teknik Angkatan Darat) dan pada 13 Januari 1951 didirikan pula P3AD (Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat) di Bandung. Mulyono menuturkan pada 11 November 1957 Akmil di Magelang resmi berdiri. Peresmian dilakukan Presiden Soekarno.

Presiden Soekarno menjelaskan, Akmil di Magelang itu adalah kelanjutan dari Akademi Militer Yogyakarta pada tahun 1945 dan taruna angkatan pertama disebut sebagai angkatan yang keempat. 



(RRN)