Satu Penonton Tewas Ricuh Laga PSIM Lawan PSS Sleman

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 27 Jul 2018 13:09 WIB
olahragasepak bolakerusuhan
Satu Penonton Tewas Ricuh Laga PSIM Lawan PSS Sleman
Suasana duka di rumah duka korban kericuhan suporter di laga PSIM melawan PSS.

Bantul: Seorang warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta tewas akibat kericuhan suporter di laga Liga 2 antara PSIM Yogyakarta melawan PSS Sleman di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis, 26 Juli 2018. Warga bernama Muhammad Iqbal Setyawan itu meninggal di RS Permata Kecamatan Pleret. 

Kapolsek Pleret, AKP Sumanto mengatakan Iqbal merupakan warga Dusun Balong, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Iqbal memiliki ayah bernama Kasium Suradi yang merupakan polisi bertugas di Mapolsek Pleret. "Ayah Iqbal (Suradi) itu anggota saya," kata Sumanto, Jumat, 27 Juli 2018. 

Ia tak tahu persis peristiwa yang merenggut anak anggotanya. Kemarin ia mengaku berjaga di simpang empat Jejeran, Imogiri. Ia mengatakan melihat mobil ambulans keluar dari arah Stadion Sultan Agung. 

"Korban setelah kejadian dibawa ke Rumah Sakit Permata. Setahu saya akibat keributan di (area) Stadion Sultan Agung," ungkapnya. 

Ambulans yang membawa Iqbal, ia memperkirakan berjalan sekitar pukul 18.00 WIB. Ia tak  langsung mengikuti mobil itu karena harus bertugas mengatur suporter yang akan pulang usai laga PSIM melasan PSS. 

Usai mengatur kepulangan suporter, ia meminta anggota Polsek Pleret mengecek penonton yang diduga menjadi korban kericuhan. "Dia (Iqbal) tidak memakai atribut atau identitas klub manapun. Sebatas nonton saja," ungkapnya. 

Ayah Iqbal, Kasium juga sempat mencari anaknya di area Stadion Sultan Agung. Ia melihat kepastian anaknya jadi korban kericuhan suporter dari sebuah foto. 

Dalam waktu bersamaan, kata Sumanto, Kasium Suradi sedang mencari keberadaan anaknya di sekitar stadion. Karena tak kunjung ketemu, Suradi diperlihatkan sebuah foto korban yang dirawat di RS Permata Pleret.

Iqbal meninggal akibat luka lebam di muka dan bagian tengkuk. "Korban meninggal pada jam 21.00 WIB di RS Permata. Jenazah akan dimakamkan siang nanti," ujar Sumanto. 

Dalam laga kemarin, PSIM menang 1-0 atas PSS. Pihak panitia pelaksana sebelumnya memutuskan menyerahkan penjualan seluruh tiket pertandingan kepada suporter PSIM. Saat pertandingan, hanya suporter PSIM yang memadati tribun Stadion Sultan Agung. 


(ALB)