SBY Klaim Masyarakat DIY Sejahtera dengan UU Keistimewaan

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 09 Apr 2018 12:44 WIB
sbypartai demokrat
SBY Klaim Masyarakat DIY Sejahtera dengan UU Keistimewaan
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Bantul: Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim menyejahterakan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan membuat Undang-undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menurut dia, hal itu merupakan capaiannya pada era pemerintahannya selama 10 tahun. 

"Ketika saya memimpin Indonesia, saya bisa menerbitkan UU Keistimewaan DIY," kata SBY saat pengukuhan Pengurus Partai Demokrat DIY di Jogja Expo Centre pada Senin, 9 April 2018. 

Ia mengatakan proses pembuatan UU tersebut melewati jalan panjang. Saat itu, berbagai desakan pengesahan draf UU tersebut terus datang di Yogyakarta. 

"Akhirnya UU (Keistimewaan DIY) yang ditunggu hadir. Saya memiliki perhatian penuh dalam mendukung keistimewaan dalam bentuk UU," ujarnya. 

Menurut dia, adanya UU keistimewaan itu diharapkan kehidupan masyarakat DIY makin maju dan sejahtera. Ia juga berujar membantu dan mengawal agar UU itu membawa berkah dan mengubah keadaan. 

"Saya selalu datang ke Yogyakarta saat suasana suka atau duka. Seperti jika ada bencana, saya selalu datang. Berkoordinasi dengan gubernur DIY untuk meringankan beban masyarakat," ucapnya. 

Sebagai Presiden RI keenam, SBY mengaku harus mengetahui kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Ia menyatakan akan berkeliling Indonesia untuk melihat kondisi masyarakat. 

"Setelah 10 tahun menjadi presiden, sekarang akan mendedikasikan waktu untuk berpolitik baik-baik. Bukan politik yang jahat, bukan mengajak untuk menghalalkan segala cara. Politik dengan uang dan menyalahgunakan kekuasaan. Seperti dulu yang sudah kita jalankan 10 tahun," kata dia. 


(ALB)