Ojek Pangkalan Solo Tak Hadiri Mediasi

Pythag Kurniati    •    Rabu, 12 Oct 2016 16:29 WIB
gojek
Ojek Pangkalan Solo Tak Hadiri Mediasi
Mediasi para pengemudi ojek di Mapolresta Solo, Jateng, Rabu (12/10/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Menyusul penganiayaan terhadap salah satu sopir Go-Jek di kawasan Purwosari, Polresta Solo menggelar mediasi. Namun mediasi yang digelar tertutup di mapolresta, tidak dihadiri perwakilan ojek pangkalan. Hanya terlihat beberapa orang mengenakan jaket hijau.

"Perwakilan ojek pangkalan tidak hadir. Kami belum tahu apa alasannya," ungkap Wakapolresta Solo AKBP Hariadi, Rabu (12/10/2016).

Baca: Puluhan Sopir Go-Jek Datangi Ojek Pangkalan Stasiun Purwosari

Dia mengatakan dalam waktu dekat akan mengumpulkan perwakilan ojek pangkalan Purwosari secara terpisah. Pertemuan dua kubu itu dilakukan menyusul penganiayaan terhadap sopir Go-Jek, Kristian Wibowo, 31.

Penganiayaan terjadi ketika Kristian menunggu penumpang di kawasan Purwosari. Dia mengaku dihajar lima orang tak dikenal. Polisi belum memastikan para pelaku penganiayaan itu. "Kami masih menyelidiki," katanya.

Persoalan ini diduga lantaran kegamangan Pemkot Solo menerapkan aturan transportasi roda dua. (Baca: Aturan Gamang, Gojek di Solo Melenggang)

Hariadi mengatakan, legalitas menjadi masalah tersendiri. Jika persoalan legalitas tidak dirampungkan, akan menimbulkan konflik. Dia bakal segera menemui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solo.

"Jumlah pengemudi Gojek di Solo Raya saat ini sudah 500 orang yang didominasi dari Kota Solo. Kalau tidak segera diselesaikan bisa menimbulkan masalah berkepanjangan," paparnya.

Baca: Korban Ojek Pangkalan Belum Bisa Beri Keterangan

Dalam kesempatan itu Wakapolres mengimbau kepada peserta mediasi untuk menghindari konflik agar tidak berjatuhan korban-korban selanjutnya.

"Polisi tetap mengusut tindak penganiayaan ini secara jalur hukum. Kami masih belum bisa memastikan identitas pelaku. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan saksi dan penyelidikan," tuturnya.

Kepolisian akan menempatkan beberapa personel dari Satlantas, Reserse dan Intel untuk berjaga-jaga di kawasan Purwosari.


(SAN)