Cegah Aliran Sesat, Pemda DIY Jalankan Program Bina Ideologi

Patricia Vicka    •    Selasa, 15 Nov 2016 17:58 WIB
aliran sesat
Cegah Aliran Sesat, Pemda DIY Jalankan Program Bina Ideologi
Pemukiman eks anggota Gafatar yang dibakar warga di Dusun Pangsuma, Desa Antibar, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Selasa 19 Januari 2016. Antara Foto/Jessica Helena Wuysang

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemda DIY melalui Badan Kesbangpol akan menjalankan Program Bina Ideologi pada 2017. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran paham radikal dan ideologi sesat yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. 

Kepala Badan Kesbangpol DIY Agung Supriyanto mengatakan pemda sudah menganggaran Rp1,3 miliar di APBD 2017 untuk mendukung program ini. Nantinya secara khusus program ini akan menyasar 420 eks pengikut Gafatar di 78 kecamatan di DIY. 

Bentuk program Bina Ideologi ini tak selalu penyuluhan dan pengajaran. Akan dibuka dialog bagi para peserta. Pasalnya, kata Agung, tidak mudah untuk meluruskan keyakinan para eks anggota Gafatar.

"Kami akan coba buka dialog untuk menggali sejauh mana pemahaman mereka terhadap paham yang diikuti. Kalau langsung dijejali pemahaman ideologi baru, mereka akan sulit menerima," ujar Agung usai rapat tentang keamanan dan ketertiban, di DPRD DIY, Selasa (15/11/2016).

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan DPRD mendukung penuh pelaksanaan program ini, sebab ideologi yang tak sejalan dengan Pancasila memang harus diluruskan.

Ia berharap program ini turut melibatkan guru, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat sebagai partisipan.

"Saya harap program ini bisa sampai level desa dan padukuhan. Juga didukung dengan pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan yang relevan di tingkat sekolah," ujarnya.

 


(UWA)