Delapan Kelurahan di Solo Terdampak Banjir

Pythag Kurniati    •    Rabu, 29 Nov 2017 13:32 WIB
tanah longsorcuaca ekstrembencana alambencana banjir
Delapan Kelurahan di Solo Terdampak Banjir
Delapan desa di empat kecamatan di Kota Solo, Jawa Tengah, terdampak cuaca buruk yang terjadi dua hari belakangan. Foto: Metrotvnews.com / Pythag Kurniati

Solo: Hujan yang turun sejak Selasa malam, 28 November 2017 mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kota Solo, Jawa Tengah. Meski hujan telah reda namun air masih tampak menggenangi rumah warga.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo Eko Prajudhy Noor Aly mengungkapkan, setidaknya delapan kelurahan di Kota Solo terdampak banjir. Data tersebut merupakan data sementara hingga Rabu, 29 November 2017, pagi.

Delapan kelurahan tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jebres, Kecamatan Pasar Kliwon dan Kecamatan Serengan.

Di Kecamatan Jebres, sebanyak empat kelurahan terdampak banjir. Empat kelurahan tersebut adalah Kelurahan Pucang Sawit, Kampung Sewu, Jebres dan Gandekan.

Banjir juga menggenangi tiga kelurahan di Kecamatan Pasar Kliwon yaitu Kelurahan Semanggi, Sangkrah dan Kedung Lumbu. Sedangkan di kecamatan Serengan, banjir menggenangi Kelurahan Joyontakan.

"Data sementara 147 Kepala Keluarga dan 457 jiwa yang terdampak di wilayah Solo. Kami masih terus melakukan update data hingga saat ini," kata Eko, Rabu, 29 November 2017.

Beberapa kantor kelurahan sempat dibuka bagi pengungsi saat banjir. BPBD saat ini terus melakukan distribusi logistik ke pengungsi, meliputi obat-obatan, makanan dan selimut. Sedangkan tim BPBD lainnya akan tetap berkeliling memantau perkembangan situasi.


(SUR)