Usulan UMK Jepara Sudah Sampai Provinsi

Rhobi Shani    •    Selasa, 31 Oct 2017 15:03 WIB
ump
Usulan UMK Jepara Sudah Sampai Provinsi
Aksi buruh menolak UMK rendah di depan kantor bupati Jepara, Senin 30 Oktober 2017

Metrotvnews.com, Jepara: Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sudah mengusulkan besarnya Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 ke gubernur Jateng. Usulan itu disampaikan kemarin, Senin 30 Oktober 2017. Besarnya UMK yang diusulkan berdasarkan perhitungan PP 78 Tahun 2015, yaitu Rp1.739.360. 
 
Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Dinas Koperasi, UMKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara, Edy Wijayanto menyampaikan, usulan UMK tahun 2018 sudah disampaikan pihaknya kepada Dewan Pengupahan Propinsi Jawa Tengah. Besarnya UMK yang diusulkan, berdasarkan  kesepakatan Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara.
 
“Nota dinas pengajuan usulan UMK2018 bisa diisi dua nominal usulan tapi, berdasarkan kesepakatan hanya satu angka yang diusulkan,” ujar Edy, Selasa 31 Oktober 2017. 
 
Edy bilang, sebelumnya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mengusulkan UMK 2018 sebesar Rp 1.850.000. Namun, pada akhirnya KSPSI bersepakat dengan Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara menyepakati usulan UMK 2018 sesuai dengan PP 78 Tahun 2015.
 
“Dulu (pada saat penetapan UMK 2017) disepakati menggunakan survei KHL, namun untuk tahun depan atau tahun ini (UMK 2018) menggunakan PP 78,” ungkap Edy. 
 
Informasi yang dihimpun, Kabupaten Jepara merupakan salahsatu delapan kabupaten yang sudah menyetorkan usulan UMK 2018 kepada gubernur Jateng. Pemerintah Provinsi Jateng telah meneken besaran Upah Minimum Provinsi  (UMP) sebesar Rp 1.486.065,70.
 
Sebelumnya, ratusan pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) meggelar aksi demo menuntut penetapan UMK berdasarkan hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Tuntutan UMK 2018 sebesar Rp2,4 juta.  


(ALB)