Mahasiswa asal Palangka Raya Tewas Tertimpa Longsor di Semarang

Mustholih    •    Selasa, 14 Nov 2017 11:08 WIB
longsor
Mahasiswa asal Palangka Raya Tewas Tertimpa Longsor di Semarang
Ilustrasi longsor, MTVN - M Rizal

Semarang: Longsor terjadi di sekitar asrama mahasiswa Sekolah Tinggi Theologi Sangkala (STTS), Jalan Raya Salatiga-Kopeng Kilometer 7 Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Seorang mahasiswa penghuni asrama meninggal setelah tertimbun material longsor.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto, mengatakan korban bernama Ressy, 22. Korban merupakan mahasiswa asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

"Peristiwa itu terjadi kemarin malam, sekitar pukul 20.15 WIB, setelah hujan seharian mengguyur Semarang," kata Heru di Semarang, Selasa 14 November 2017.

Talud gedung setinggi tujuh meter ambruk. Material longsor menimpa bangunan asrama mahasiswa putra dan putri.

Saat kejadian, korban Ressy tengah berada di asrama. Ressy tak sempat menyelamatkan diri.

"Namun korban sempat menjalani perawatan di RS Ario Wirawan Salatiga. Korban meninggal di rumah sakit," ujar Heru.

Selain itu, longsor juga melukai dua mahasiswa. Yaitu Marcelina, 19, dan Immanuel, 21. Keduanya merupakan mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu mahasiswa lain diungsikan ke aula dan ruang kelas. Heru merekomendasikan kepada pengelola asrama untuk tidak melakukan pembersihan atau kegiatan apapun di sekitar lokasi longsor.

"Sebab tanah masih gembur dan patahan talud masih bersandar di gedung asrama," jelas Heru.



(RRN)