Siswa Sekolah Bhinneka Tunggal Ika Kembali Belajar di Gedung Sekolah

Patricia Vicka    •    Senin, 24 Jul 2017 12:26 WIB
pendidikan
Siswa Sekolah Bhinneka Tunggal Ika Kembali Belajar di Gedung Sekolah
Para siswa sekolah Bhinneka Tunggal Ika kembali belajar di dalam gedung sekolah, Senin (24/7/2017). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com Yogyakarta: Para siswa SD-SMP Bhinneka Tunggal Ika (BTI) berangkat bersama-sama dari Daleman Notoprajan menuju gedung sekolah di jalan Kranggan, Nomor 11A kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Senin, 24 Juli 2017. Ini merupakan hari pertama mereka kembali ke gedung sekolah.

Para siswa itu berangkat didampingi orangtua murid. Mereka beriringan naik mobil sekitar pukul 09.00 WIB. Di gedung BTI, telah menunggu Wakil Wali Kota Yogyakarta Heru Perwadi bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Edy Heri Suasana.

Para siswa terlihat riang, berhamburan ke berbagai sudut sekolah. Tentunya, setelah bersalaman dengan dua pejabat tadi. (Baca: Murid Sekolah Bhineka Tunggal Ika Telantar karena Konflik Yayasan

Salah seorang siswa sekolah dasar Komang Pebie Ayu Dewantara (Deta) senang bisa kembali ke gedung sekolah. Menurutnya, suasana lingkungan sekolah lebih nyaman untuk belajar ketimbang di Dalem Notoprajan.

"Senang bisa belajar di sini. Lebih bersih dan enggak umpek-umpekan (berdesakan). Aku bisa main manjat-manjat di sini. Kalau di Ndaleman tidak ada mainan seperti ini," kata siswi kelas 6 asal Sleman itu pada Metrotvnews.com.

Baca: Wali Murid Sekolah Bhinneka Bertahan karena Kualitas Pengajaran

Hal serupa dituturkan Matahari Borneva Sabatyco. Walau ia suka belajar di luar kelas, dia mengaku lebih konsentrasi belajar di kelas.

"Di sana (Daleman Notoprajan) enak sih bisa belajar di luar kelas. Tapi panas," kata Bornea yang tinggal di Pandak, Bantul ini.

Baca: Klarifikasi Yayasan soal Konflik di Sekolah Bhinneka

Kegiatan belajar mengajar di sekolah BTI sempat berpindah di Dalem Notoprajan, di Jalan KH Agus Salim. Penyebabnya, terjadi konflik internal yayasan. Mereka akhirnya bisa kembali ke sekolah atas fasilitas Pemkot Yogyakarta. 

Sekretaris Yayasan BTI, M. Achadi mengatakan, konflik internal belum rampung. Ia menyatakan persoalan itu diserahkan ke Dinas Pendidikan setempat bersama ombudsman untuk proses mediasi.


(SAN)