Kecamatan dan Taman Kota di Solo Segera Bebas Asap Rokok

Pythag Kurniati    •    Rabu, 26 Jul 2017 17:28 WIB
rokok
Kecamatan dan Taman Kota di Solo Segera Bebas Asap Rokok
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Solo: Setelah mencanangkan Balai Kota Solo bebas asap rokok pada 1 Juni 2017, Pemerintah Kota Solo melakukan perluasan wilayah bebas asap rokok. Kali ini, kawasan yang dibidik bebas asap rokok adalah kantor kecamatan dan taman kota.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengungkapkan, lima kantor kecamatan di Kota Solo diharuskan bebas asap rokok. "Dicanangkan mulai 1 Agustus 2017," kata dia, Rabu 26 Juli 2017.

Pencanangan tersebut utamanya ditujukan pada ruang pelayanan serta halaman kantor kecamatan. Petugas pelayanan dan yang meminta pelayanan tidak diperbolehkan merokok.

Jika ada Aparatur Sipil Negara (ASN) atau masyarakat yang ingin merokok, dipersilahkan untuk keluar dari lingkungan kecamatan. "Cari tempat lain di luar kawasan itu," papar Rudy.

Rudy menegaskan, larangan merokok tidak boleh dijadikan alasan bagi ASN untuk keluar kantor pada jam kerja. Sanksi disiplin menanti bagi ASN yang melakukannya.

Setelah mengimplementasikan kawasan bebas asap rokok di kecamatan, selanjutnya Pemkot Solo berencana mencanangkan bebas asap rokok di kelurahan. "Nantinya 51 kelurahan juga bebas asap rokok," jelas dia.

Taman Kota Solo Juga Bebas Asap Rokok

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hasta Gunawan menerangkan, bersamaan dengan pencanangan kecamatan bebas asap rokok juga akan dicanangkan taman kota bebas asap rokok. Sebagai langkah awal, kawasan bebas asap rokok akan dicanangkan pada tiga taman, yakni Taman Monumen 45 Banjarsari, Taman Mojosongo, serta Plaza Manahan.

"Taman-taman lainnya akan menyusul diberlakukan," jelas dia.

Menurut Hasta, masyarakat berhak menikmati udara yang bersih di taman-taman kota. Seperti tujuan taman kota menciptakan udara bersih dan ruang interaksi publik.

Menyukseskan target kawasan bebas asap rokok di kecamatan serta taman kota, personel linmas pun dilibatkan. Linmas akan memantau sembari berkeliling membawa asbak. Jika ada masyarakat atau ASN yang merokok, personel linmas meminta mereka segera mematikan rokok.


(NIN)