Kemenkumham Buru Satu Lagi Narapidana Nusakambangan

Mustholih    •    Rabu, 12 Jul 2017 15:09 WIB
tahanan kabur
Kemenkumham Buru Satu Lagi Narapidana Nusakambangan
I: Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, memasang selebaran pencarian dua narapidana Lapas Besi Nusakambangan yang melarikan diri, di Dermaga Penyeberangan Sleko, Cilacap, Jateng. --.ANTARA FOTO/Idhad Zakaria--

Metrotvnews.com, Semarang: Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah memburu satu dari dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan yang kabur Minggu, 9 Juli lalu. Satu narapidana bernama Agus Triyadi sudah ditangkap tadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Bambang Soemardiyono, menginstruksikan anak buahnya segera menangkap Hendra alias Hen asal Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, yang kabur bersama Agus.

"Tadi sudah saya instruksikan semua untuk bergerak menangkap dan mengejar yang lain. Satu masih dalam pengejaran. Sudah dikepung lokasinya," kata Bambang saat dihubungi Metrotvnews.com, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 12 Juli 2017.

Baca: Napi Kabur Tertangkap di Belakang Lapas Nusakambangan

Menurut Bambang, Agus ditangkap sekitar Lapas terbuka. Saat dipergoki petugas, Agus dan Hendra sebenarnya sedang bersama. "Tadi mereka berdua. Kemudian mereka pecah satu kanan satu kiri, satu bisa tertangkap, satu dalam pengejaran," tegas Bambang.

Kemenkumham Renovasi Bangunan Lapas Tua Nusakambangan

Untuk mengantisipasi terjadinya narapidana kabur lagi, pihaknya berencana melakukan penambahan petugas jaga di Nusakambangan. Saat ini, keseluruhan personel jaga di Nusakambangan berjumlah 450-an orang yang bertanggungjawab menjaga seribu lebih narapidana. 

"Kita segera lakukan penambahan SDM, renovasi bangunan-bangunan rapuh dan tua. Berkaitan dengan warga binaan kita beri penyuluhan, siraman rohani untuk tidak melakukan pelanggaran disiplin," beber Bambang.

Selain itu, Bambang meminta para petugas untuk bersikap lebih waspada terhadap narapidana Nusakambangan terutama saat hari libur. Para petugas diminta waspada selama menjalankan tugas. kepala keamanan juga lebih intensif melakukan kontrol khususnya hari libur," ungkap Bambang.

Agus dan Hendra dilaporkan kabur pada pukul 13.00 WIB, Minggu, 9 Juli lalu, setelah petugas menemukan kamar yang dihuni mereka dalam keadaan kosong. Petugas segera mengecek ruangan lain, termasuk kamar mandi di pojok kamar tahanan. Di sana, Petugas mendapatkan atap kamar mandi yang telah dalam kondisi jebol.

 


(ALB)