Pilkada Tegal Dianggarkan Rp24,9 Miliar

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 12 Jul 2017 17:15 WIB
pilkada 2018
Pilkada Tegal Dianggarkan Rp24,9 Miliar
Bupati Tegal Enthus Susmono menandatangai anggaran hibah untuk pelaksanaan Pilkada di ruang rapat bupati. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Pemerintah Kabupaten Tegal memberikan anggaran pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 2018 sebesar Rp24,9 miliar. Anggaran hibah itu diserahkan Bupati Tegal Enthus Susmono kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, di ruang rapat bupati, Rabu, 12 Juli 2017. 

"Anggaran itu lebih kecil dari usulan kami. Semula, kami mengusulkan anggaran sebesar Rp42 miliar," kata Ketua KPU Kabupaten Tegal, Sukartono usai Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemkab Tegal di Ruang Rapat Bupati Tegal.

Dia membeberkan, pengajuan anggaran KPU dirasionalisasi setelah melalui pembahasan di DPRD Kabupaten Tegal menjadi Rp36 miliar. Anggaran Pilkada itu telah masuk dalam Peraturan Daerah (Perda) Dana Cadangan. Tapi setelah dibahas di DPRD, anggaran tersebut kembali mengalami perubahan. 

Perubahan anggaran disebabkan agenda Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) berbarengan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng. Sehingga, Pemprov Jateng bakal menanggung biaya honorarium badan penyelenggara ad hoc, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP).
 
"Dari dana sharing yang dibiayai provinsi, maka kebutuhan anggaran untuk Pilkada di Kabupaten Tegal hanya Rp24,9 miliar," ungkapnya.

Sukartono mengapresiasi Bupati dan jajaran Pemkab Tegal yang telah membuat NPHD lebih awal dibandingkan kabupaten/kota se-Indonesia yang melaksanakan Pilkada serentak pada 2018 mendatang. Padahal, sesuai dengan Surat Mendagri Nomor 273/2017 bahwa NPHD paling lambat pada akhir Juli 2017.
 
"Kabupaten Tegal mempelopori NPHD pertama se-Indonesia untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 mendatang," ucapnya.
 
Bupati Tegal, Enthus Susmono dalam sambutannya mengatakan, KPU diminta untuk mempergunakan anggaran tersebut dengan baik, dan bisa dipertanggungjawabkan. Anggaran hibah yang digunakan untuk Pilkada sebesar Rp 24,9 miliar, bersumber dari APBD Kabupaten Tegal tahun 2016 dan tahun 2017.
 
"KPU harus menandatangani Pakta Integritas yang menyatakan bahwa hibah yang diterima akan digunakan sesuai dengan NPHD," ujarnya. 


(ALB)