Ikan Asin tak Lagi Masin

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 24 Jul 2017 16:12 WIB
harga garam
Ikan Asin tak Lagi Masin
Perajin ikan asin di Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Para perajin ikan asin di Tegal Sari, Kota Tegal, Jawa Tengah, harus putar otak untuk menekan biaya produksi. Penyebabnya, melejitnya harga garam membuat mereka harus bertaruh agar usaha tidak tutup

Salah satu perajin ikan asin, Dasmad, mengaku, terpaksa menghemat garam. Jika biasanya satu keranjang garam dipakai untuk lima kali pengolahan, kini hingga delapan kali. Dampaknya, kadar keasinan (masin) ikan menurun.

"Terpaksa menghemat garam karena saat ini sedang mahal," kata Dasmad, Senin, 24 Juli 2017 siang.

Harga garam, katanya, naik dari Rp1.500 menjadi Rp5.000 per kilogram (kg). Selain menghemat garam, perajin terpaksa menaikan harga jual ikan asin.

Kenaikan berkisar Rp3.000-5.000/kg, tergantung jenis ikan. Harga ikan asin layang semula Rp26.000 menjadi Rp30.000/kg. Ikan asin selar dari Rp15.000 menjadi Rp18.500/kg. Ikan asin petek dari Rp8.000 menjadi Rp13.000/kg.

Menurut Dasmad, mahalnya harga garam disebabkan terjadinya kelangkaan di pasaran karena belum memasuki panen raya. Dia berharap pemerintah ikut turun tangan agar dirinya tidak ikut kolaps.


(SAN)