KPK Tahbiskan Jateng Pionir Pembentukan Komite Antikorupsi Daerah

Antara    •    Rabu, 26 Jul 2017 17:31 WIB
kpk
KPK Tahbiskan Jateng Pionir Pembentukan Komite Antikorupsi Daerah
Logo KPK. (Media Indonesia/Rommy Pudjianto)

Metrotvnews.com, Semarang: Komisi Pemberantasan Korupsi memilih Jawa Tengah sebagai provinsi pertama yang memiliki Komite Advokasi Regional Antikorupsi. Komite ini wujud gerakan bersama antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk memperkuat komitmen antikorupsi.

"Provinsi Jateng dipilih karena memiliki inisiatif antikorupsi yang dinilai sangat bagus jika dibandingkan daerah lain," kata Koordinator Program Fungsional dan Pelayanan Masyarakat Kedeputian KPK Roro Wide Sukistyowati, di Semarang, Rabu, 26 Juli 2017.

KPK juga akan membentuk Komite serupa di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Riau, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

Komite beranggotakan organisasi pemerintah daerah atau dinas yang menangani perizinan, perdagangan, perindustrian dan investasi, serta kamar dagang dan industri tingkat provinsi.

"Khusus Jateng juga melibatkan asosiasi bisnis farmasi karena ternyata usaha terbesar di Jateng adalah kesehatan," ujarnya.

Pembentukan komite advokasi usaha, kata dia, sangat penting karena sektor swasta menduduki posisi kedua sebagai pelaku korupsi terbanyak.

"Posisi pertama eksekutif, kedua swasta, maka arahan Ketua KPK untuk bergerak di bidang pencegahan melibatkan pihak swasta," katanya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik pembentukan Komite Advokasi Regional Antikorupsi di Jateng. Bahkan akan mengawal sendiri pembentukan dan pelaksanaannya secara langsung.

"Sejak lama saya ingin KPK punya perwakilan di daerah, saya berharap komite advokasi ini sebagai rintisan ke arah sana. Saya ingin ini segera terwujud dan saya sendiri yang akan mengawasinya," katanya.


(SAN)