Jembatan Wonokerto Dibongkar, Pantura Demak Macet

Rhobi Shani    •    Kamis, 14 Sep 2017 16:18 WIB
macetpantura
Jembatan Wonokerto Dibongkar, Pantura Demak Macet
Antrean kendaraan di Pantura Demak

Metrotvnews.com, Demak: Jembatan Wonokerto Kecamatan Karangtengah di jalur Pantura Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dibongkar. Akibat perbaikan jembatan ini, arus lalu lintas di ruas Pantura Demak macet. Satlantas Polres Demak mengimbau pengendara menghindari jalur Pantura Demak dan lewat jalur alternatif.
 
Pantauan Metrotvnews.com, antrean kendaraan akibat pembongkaran jembatan ini mencapai 5 kilometer. Dari arah Semarang, kemacetan sudah terasa mulai Pasar Sayung. Sementara dari arah Kudus, antrean kendaraan sudah nampak sejak di depan Pasar Bayuran.
 
Kasat Lantas Polres Demak, AKP Christian Chrisye mengimbau para pengguna kendaraan untuk mengambil jalur alternatif. Dari arah Semarang, jalur alternatif yang bisa dilalui pengendara dengan melewati jalur Mranggen - Karangawen - Kebonagung - Dempet - Demak. Pilihan jalur alternatif lainnya melalui Genuk - Perempatan Bulusari - Pertigaan Pamongan - Guntur - Pertigaan Halte Buyaran - Demak.
 
“Sementara kalau dari arah Kudus bisa lewat jalur Dempet - Mranggen - Semarang,” ujar Chrisye, Kamis 14 September 2017.


 
Chrisye bilang, proses pembangunan jembatan Wonokerto akan berlangsung lebih kurang 75 hari. Saat ini baru memasuki tahapan pembongkaran badan jembatan lajur selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Demak Tri Wahyu menyampaikan, Jembatan Wonokerto dibongkar untuk diperbaiki. Perbaikan jembatan Wonokerto memakan waktu 2,5 bulan. 

"Jembatan direnovasi lantaran kondisi badan jembatan mengalami penurunan," kata Tri.

Sementara itu, Bambang Supri, warga Jepara, mengaku waktu tempuh Bumi Kartini menuju Semarang menjadi tiga kali lipat. Jika dalam kondisi arus lalulintas, Bambang biasa menempuh Jepara - Semarang dalam waktu 2 jam.
 
“Tapi kalau sekarang tidak bisa. Paling tidak butuh waktu 5 sampai 6 jam dari Jepara ke Semarang,” kata Bambang.
 
Mengingat panjangnya antrean kendaraan, Bambang berharap ada pemberlakuan jam jalan bagi kendaraan besar. Sehingga, itu bisa sedikit mengurai kemacetan.
 
“Misalnya, kalau pagi dan sore saat jam berangkat dan pulang kerja truk tidak melintas dulu, jadi antrean kendaraan tidak terlalu panjang,” pungkas Bambang. 


(ALB)