1,6 Juta Warga Memiliki e-KTP Ganda

Mustholih    •    Sabtu, 30 Sep 2017 21:18 WIB
pelayanan e-ktp
1,6 Juta Warga Memiliki e-KTP Ganda
Ilustrasi KTP elektronik. Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Semarang: Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menemukan 1,6 juta warga Indonesia yang memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ganda. Tjahjo menyatakan pihaknya sedang meneliti satu per satu kasus e-KTP ganda ini.

"Pelan-pelan kita teliti. Yang tidak bisa ditipu itu nama ibu kandung. Kalau golongan darah masih bisa sama, alamat bisa sama, tapi ini perlu waktu. Ada 1,6 juta warga yang datanya ganda," kata Tjahjo di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 30 September 2017.

Tjahjo menargetkan warga yang memiki KTP elektronik ganda sudah tidak ditemukan lagi pada 2018. Sebab, tahun data e-KTP perlu selesai sebelum Pilkada Serentak 2019.

Ada beberapa faktor e-KTP  ganda terjadi. Antara lain, tidak melapor ketika pindah alamat, warga meninggal dunia tapi tidak dilaporkan ahli waris, bersekolah atau bekerja di luar negeri tapi tidak sempat ikut dalam pendataan KTP elektronik.

"Warga juga harus proaktif. Orang lahir dapat akta kelahiran, tapi orang mati kadang-kadang enggak lapor," terang Tjahjo.

Tjahjo meminta warga yang belum memiliki KTP elektronik segera membuat di dinas pencatatan sipil setempat. Dia menegaskan tidak ada lagi krisis blanko bagi warga yang ingin punya KTP elektronik.

"Blanko sudah siap. Soal masyarakat merasa langka mungkin hambatan di bawah, karena ini dari Sabang sampai Merauke," tandasnya.


(SUR)