31 Kabupaten dan Kota se-Jateng Raih Opini WTP

Mustholih    •    Rabu, 31 Oct 2018 15:22 WIB
pemerintah daerah
31 Kabupaten dan Kota se-Jateng Raih Opini WTP
suasana penyerahan opini WTP untuk 31 Kabupaten dan Kota se-Jateng. Mustholih

Semarang: Sebanyak 31 kabupaten dan kota di Jawa Tengah mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, didaulat menyerahkan piagam penghargaan kepada kabupaten dan kota yang meraih opini WTP tersebut.

"Saya senang dan bangga karena ada perbaikan kualitas membangun kesadaran diri melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik. Seolah kalau belum memperoleh WTP, punya beban tinggi," kata Ganjar, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 31 Oktober 2018.

Ganjar menyerahkan opini itu dengan didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jateng, Sulaimansyah. Prosesi penyerahan itu diselenggarakan di Hotel Novotel, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mewanti-wanti agar para Kepala Daerah menjauhi celah korupsi era digital. Ganjar berharap opini WTP ini bisa memacu daerah menciptakan clean government. "Karena clean government lah yang diharapkan masyarakat saat ini. Kita harus belajar dan berbagi. Saya juga masih belajar pada level desa dan kabupaten. Satu per satu catatan dari Kemenkeu kita perbaiki," ungkap Ganjar.

Ganjar berujar menciptakan clean government merupakan sebuah tantangan. Karena di sana berpotensi terjadi praktek-praktek korupsi. "Kita harus melakukan pertaubatan nasional yang bisa diaplikasikan dengan sistem. E-katalog itu membantu, tapi sudah ada yang menemukan cara terbaik korupsi dari e-katalog, yaitu lewat komunikasi bawah tangan," tegas Ganjar.

Kota yang meraih opini WTP perinciannya Kota Pekalongan, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Magelang.

Sedangkan Kabupaten yang meraih opini itu yakni Kabupaten Semarang, Cilacap, Banjarnegara, Grobogan, Sragen, Karanganyar, Tegal, Blora, Pemalang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Pati, Jepara, Magelang, Batang, Kebumen, Demak, Kudus, Kendal, Sukoharjo, Purbalingga, Boyolali, Wonogiri, Pekalongan, dan Banyumas.

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun turut mendapat opini WTP. Kepala DJPb Jateng, Sulaimansyah, menuturkan penghargaan ini berpotensi menciptakan kepercayaan masyarakat pada pemerintah.

"Karena bisa menilai langsung uang masyarakat ini untuk apa saja. Akan terbangun komitmen dan semangat bersama untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah," ungkap Sulaiman.




(ALB)