Rumah Terduga Teroris AR di Pekalongan Digeledah

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 15 May 2018 20:18 WIB
terorisme
Rumah Terduga Teroris AR di Pekalongan Digeledah
Petugas tim Gegana Brimob membawa barang.bukti dari rumah terduga teroris AR di Pekalongan, Jawa Tengah. Medcom.id /Kuntoro Tayubi

Pekalongan: Rumah terduga teroris AR di Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digeledah petugas dari Polda Jateng, Polres Pekalongan dan Tim Gegana Brimob. Sejumlah barang-barang diamankan petugas dari rumah AR.

Tidak ada petugas kepolisian yang bisa dimintai keterangan, terkait penggeledahan rumah terduga teroris tersebut. Berdasarkan pantauan, petugas terlihat membawa sejumlah barang-barang milik AR yang dimasukkan kedalam kantong berwarna putih.

Agus Setiaji, salah satu perangkat desa yang jadi saksi penggeledahan mengatakan, sejumlah barang-barang milik AR yang di sita diantaranya adalah buku, senapan angin, busur dan anak panah.

"Buku-bukunya itu buku jihad, ada juga tulisan Al-Qaeda. Selain itu, ada juga kelereng dan aki kering. Kira-kira sekitar 15 macam barang yang diamankan," ujarnya, saat ditemui seusai penggeledahan, Selasa, 15 Mei 2018.

Petugas juga membawa istri terduga teroris ke Mapolres Pekalongan untuk dimintai keterangan. "Istrinya, Vina, juga dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan," tambahnya.

Agung belum mengetahui kabar kapan jenazah akan dipulangkan. Hingga saat ini pihak keluarga yang berangkat ke Jakarta masih belum mengantongi surat izin dari Polres Cianjur.

Mertua AR, Rondiyah, mengaku kaget dengan kabar yang menimpa menantunya tersebut. Menurutnya AR tidak aneh atau janggal bila bersosialisasi. AR juga dikenal sopan walau agak tertutup.

"Saya bingung. Tadi barang-barangnya diambil sama polisi, ya silahkan saja tidak apa-apa," ungkapnya.

Terduga teroris AR merupakan penduduk asli Desa Kalimade, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Namun setelah menikah dengan istrinya, AR tercatat sebagai penduduk Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

AR, 33, merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. AR meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. AR sehari-hari berdagang madu dan obat-obat herbal di toko kelontong miliknya di Desa Kesesi, Jecamatan Kesesi.


(SUR)