Kerabat Keraton Kasunanan Ditahan Polisi

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 02 Dec 2017 15:30 WIB
penipuan
Kerabat Keraton Kasunanan Ditahan Polisi
ilustrasi Medcom.id

Solo: Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta KGPH Benowo yang juga menjabat sebagai Pengageng Pariwisata dan Museum Keraton Kasunanan Surakarta ditahan polisi. Dia ditahan bersama Robby Hendro Purnomo, orang yang ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Pesta Rakyat Sekaten di kawasan Alun-Alun Utara Surakarta.

Penahanan KGPH Benowo dan Robby menyusul laporan pedagang sekaten. KGPH Benowo dan Robby diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang sewa lahan Alun-Alun Utara terkait penyelenggaraan sekaten.

Pedagang dan pengelola wahana permainan mengaku telah membayar uang sewa, namun mereka tak bisa menempati alun-alun.

"Untuk pedagang laporannya sudah bayar Rp600 ribu. Sedangkan yang wahana permainan Rp5 juta," ujar Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Aditia Mulya, Sabtu, 2 Desember 2017.

Laporan tersebut, lanjut Kapolsek, dilayangkan ke Mapolsek Pasar Kliwon, Jumat pekan lalu. 

"Laporannya pada 24 November lalu. Kasus ini sekarang ditangani Polresta Surakarta," katanya.

Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo membenarkan penahanan KGPH Benowo dan Robby. "Iya benar (ditahan)," katanya.

Lahan Alun-alun Utara saat ini telah disewa oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta untuk dipergunakan sebagai Pasar Klewer darurat. Otomatis, lahan tersebut saat ini dalam kuasa pemkot, sehingga keraton tidak boleh menyewakan kepada orang lain.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan pemkot siap dimintai keterangan jika dibutuhkan. Pihaknya pun menegaskan bahwa pemkot telah menyewa lahan Alun-alun Lor.

"Kita sudah sewa. Ada perjanjiannya, ada tanda tangannya," kata Rudy.

Sementara hingga saat ini kuasa hukum KGPH Benowo Ferry Firman belum bisa dihubungi.



(ALB)