PLN Padamkan Listrik di Sejumlah Wilayah Bantul

Patricia Vicka    •    Kamis, 30 Nov 2017 00:38 WIB
bencana banjir
PLN Padamkan Listrik di Sejumlah Wilayah Bantul
Warga membawa karung berisi beras saat banjir melanda Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah.

Yogyakarta: Banjir yang di beberapa wilayah di Kabupaten Bantul berimbas pemadaman listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sejumlah wilayah terdampak banjir yakni Dlingo, Jalan Parangtritis, Manding, Pundong, Kretek, Depok dan Ngagrek kini aliran listriknya dipadamkan.

Manajer PT PLN (Persero) Area Jogja Eric Rossi Priyo Nugroho menjelaskan, listrik terpaksa dipadamkan karena alasan keselamatan. 

"Listrik di lokasi tersebut dipadamkan karena banjir dan genangan air yang tinggi. Membahayakan masyarakat sekitar jika tetap dioperasikan," ujar Eric melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Rabu 29 November 2017.

Dia memaparkan, ada 155 trafo yang dipadamkan sementara waktu. Akibat pemadaman ini, ada sekitar 11.027 pelanggan terdampak. 

"Ada 82 trafo yang kami padamkan di wilayah itu. Sekitar 6.954 pelanggan terdampak sementara," jelas Eric.

Salah satu wilayah yang dipadamkan, yakni Dusun Terong, Dlingo, Kabupaten Bantul. Listrik padam sejak Selasa siang, 28 November 2017. 

Eric mengatakan listrik akan kembali hidup setelah banjir surut. Berdasarkan laporan BPBD Bantul, banjir menggenangi rumah warga di 32 titik dengan ketinggian 1 sampai 2 meter. 

Daerah terendam banjir terdapat di Kecamatan Pleret, Imogiri, Bambang Lipuro, Kretek dan Sanden. Sekitar 3000 warga terpaksa mengungsi ke balai desa dan rumah kerabatnya.


(LDS)