Pilkades Serentak Ricuh, Polres Kendal Tambah 1 SSK Brimob

Iswahyudi    •    Selasa, 18 Oct 2016 18:18 WIB
pemda
Pilkades Serentak Ricuh, Polres Kendal Tambah 1 SSK Brimob
Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan dan Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Piter Dwi Ardianto beserta jajaran meninjau pengamanan pilkades. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK) dari Sat Brimob Polda Jateng diperbantukan ke Polres Kendal untuk mendukung pengamanan pemilihan kepala desa serentak di kabupaten tersebut. 

Pengamanan menyusul memanasnya kondisi salah satu desa penyelenggara pilkades. Massa salah satu pendukung menduduki balaidesa setelah menuding terjadi politik uang.

"Anggota kami siapkan di desa yang mengalami permasalahan yakni Desa Kalibareng, Kecamatan Patean," ujar Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan, Selasa (18/10/2016).

Kemarin, massa pendukung calon kepala desa protes dugaan politik uang. Mereka menilai ada kecurangan atas perolehan suara salah satu calon.

Baca: 62 Desa di Kendal Gelar Pilkades Serentak

“Sebelumnya sudah ada kesepakatan dan tanda tangan di atas materai tidak akan ada money politic. Tapi nyatanya, tim suskes kami menemukan temuan itu. Ini jelas sudah menyalahi kesepakatan yang telah dibuat,” ujar salah satu calon kades Heri Wahyu Hidayat.

Heri bersama tiga calon lain yang kalah penghitungan suara memprotes. Akibatnya, massa pendukung mereka ikut tersulut. Massa menduduki balaidesa setempat, sebelum akhirnya dibubarkan polisi.

Kapolres berjanji akan menelusuri dugaan politik uang yang dituduhkan. Dia meminta masyarakat melapor disertai bukti jelas.

Untuk menjaga kondusifitas, Polres Kendal menempatkan personel Brimob di wilayah-wilayah rawan. Seperti Polsek Patebon, Sukorejo dan Boja. "Mereka siap bergerak cepat bila dibutuhkan," kata Maulana.

Pilkades digelar pada 62 desa di 19 kecamatan di Kabupaten Kendal.


(SAN)