Tjahjo Mau Dalang Penyerangan Diungkap

Mustholih    •    Jumat, 13 Oct 2017 13:48 WIB
penyerangan
Tjahjo Mau Dalang Penyerangan Diungkap
Mendagri Tjahjo Kumolo, MI - Susanto

Metrotvnews.com, Semarang: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo merespon penetapan status 11 tersangka terkait penyerangan terhadap Gedung Kemendagri di Jakarta. Tjahjo mendorong polisi mengungkap aktor di balik penyerangan tersebut.

Tjahjo mengaku sudah mendapat permintaan maaf dari calon Kepala Daerah Pilkada Tolikara John Tabo. Penyerangan terkait dengan hasil Pilkada Tolikara.

"Tapi siapa yang menggerakkan, merusak," kata Tjahjo di Semarang, Jawa Tengah, Kamis malam 11 Oktober 2017.

Pelaku penyerangan Gedung Kemendagri diduga berjumlah lima belas orang dan berasal dari Tolikara, Papua. Mereka para pendukung John Tabo yang merupakan calon Bupati Tolikara yang kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah.

Para pendukung John Tabo ini tidak puas dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang memenangkan lawan jagoannya tersebut. Namun, mereka melampiaskannya dengan menggeruduk Gedung Kemendagri.

Atas insiden tersebut, Tjahjo memutuskan menunda menerbitkan Surat Keputusan bagi Bupati terpilih Tolikara. "Yang diputuskan KPU, MK, siapa yang menang itu kami mengeluarkan SK. Soal masih ada sengketa, SK kita undur supaya kondisinya kondusif dulu, wajar," jelas Tjahjo.

Sebelum mengeluarkan SK, Tjahjo bakal meminta jaminan keamanan Tolikara ke Gubernur Papua dan Kepolisian Daerah Papua. Namun, kata Tjahjo, Pemerintahan Kabupaten Tolikara harus lekas berjalan. 

"Kami akan minta jaminan Gubernur, Kapolda. Kalau kondisi kondusif ya harus jalan. Ini pengalaman semua pihak untuk adil. Tapi pemerintahan ini tidak boleh lama-lama berhenti," jelas Tjahjo.


(RRN)