Libur Natal dan Tahun Baru

Jadwal Penerbangan di Bandara Adisutjipto Ditambah

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 18 Dec 2017 12:30 WIB
natal dan tahun baru
Jadwal Penerbangan di Bandara Adisutjipto Ditambah
Suasana di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta -- MTVN/Ahmad Mustaqim

Sleman: Otoritas Bandara Adisutjipto memastikan ada penambahan jadwal penerbangan saat libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Penambahan jadwal penerbangan akan berlaku hingga awal 2018.

Penambahan jadwal penerbangan ini sebagai antisipasi peningkatan jumlah pengguna jasa penerbangan. Selain itu, Pangkalan Udara TNI AU Adisutjipto juga meliburkan aktivitas penerbangan militer saat akhir tahun.

"21 Desember 2017 adalah hari terakhir latihan penerbangan militer. Penerbangan militer kami liburkan hingga awal 2018," kata Komandan Pangkalan Udara TNI AU Adisutjipto Marsma Samyoga selepas apel pengamanan libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Pelataran Gedung Fire Figting and Rescue (PKP-PK) Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, Senin, 18 Desember 2017.

Samyoga mengatakan telah menyampaikan libur penerbangan militer ke otoritas bandara Adisutjipto. Ia berharap, liburnya penerbangan militer bisa dimaksimalkan untuk aktivitas penerbangam sipil.

General Manager Bandara Adisutjipto PT Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama mengatakan sudah ada lima penambahan jadwal penerbangan untuk libur Natal dan Tahun Baru. Lima penerbangan diajukan maskapai Sriwijaya Air, Lion Air, dan AirAsia.

Adapun maskapai Sriwijaya telah menambah jadwal penerbangan dengan rute Yogyakarta-Lampung, Yogyakarta-Pontianak, dan Yogyakarta-Makassar. Sementara, maskapai Lion dan Air Asia masing-masing menambah satu jadwal penerbangan rute Yogyakarta-Jakarta.

"Penambahan jadwal penerbangan ada yang mulai 18 Desember, ada yang mulai 20 Desember," ujar Agus.

Otoritas bandara masih terus memantau pengajuan penambahan jadwal penerbangan. Jumlah penerbangan sipil di hari biasa ada sekitar 170 jadwal. Jumlah ini bisa bertambah seiring dengan penambahan jadwal penerbangan dan liburnya aktivitas penerbangan militer.

Selain itu, jumlah penumpang juga diperkirakan ikut bertambah. Dari yang hari biasa sekitar 21 ribu per hari, bisa mencapai 40 penumpang per hari.

"Saat ini kami kira-kira sudah sekitar 34 ribu penumpang per hari. Perkiraan nanti bisa mencapai 40 ribu penumpang per hari. Atau ada kenaikan 4-6 persen dibanding tahun lalu," jelasnya.

Agus juga mengimbau masyarakat menghitung waktu perjalanan menuju bandara. Sebab, banyak calon penumpang maskapai yang tertinggal pesawat.

"Kami imbau juga agar tidak membawa banyak barang bawaan," pungkasnya.


(NIN)