Pemalang Terima Penghargaan Bidang IT dari Badan di PBB

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 27 Mar 2018 09:09 WIB
teknologi
Pemalang Terima Penghargaan Bidang IT dari Badan di PBB
Bupati Pemalang Junaedi memperlihatkan penghargaan dari Serikat Telekomunikasi Internasional (ITU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Pemalang: Sebuah proyek IT yang dimulai di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mendapatkan penghargaan dari Serikat Telekomunikasi Internasional (International Telecommunication Union-ITU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Program ini dikerjakan Relawan TIK yang dikerjasamakan dengan Kementerian Komunikasi Informatika dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Pusat Pemberdayaan Informatika dan Pedesaan (Puspindes) di Pemalang yang menjadi pilot percontohan nasional ini diganjar "Champion of WSIS Prize 2018" kategori 3 untuk Access to Information and Knowledge. Tim yang mengelola terbang ke Jenewa, Swiss, untuk menerima penghargaan bergengsi untuk bidang IT tersebut.

Puspindes bersaing dengan 685 proyek dari 165 negara untuk 18 kategori berbeda. Puspindes berhasil duduk bersama empat program lain di nominasinya. Sayang, Parent Mobile App buatan Kementerian Edukasi Oman jadi pemenang.

Walau demikian, Bupati Pemalang Junaedi mengatakan penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Pemalang. Junaedi sangat puas dengan kinerja Relawan TIK yang sudah bekerja tulus mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi hingga ke desa-desa.

"Melalui program Puspindes, salah satunya adalah program Sistem Informasi Desa Kawasan Pemalang (Sidekem) sejak tahun 2017," kata Junaedi, disela-sela konfrensi pers, di pendopo Kabupaten Pemalang, Senin, 26 Maret 2018.

Menurut Junaedi, saat ini seluruh masyarakat di desa-desa Kabupaten Pemalang sudah mampu menikmati informasi berbasis tekonolgi komputer maupun telepon genggam. Petani di desa-desa yang semakin mudah mendapat informasi pertanian.

Bahkan, pelayanan perizinan, surat keterangan, kartu keluarga hingga KTP, mampu dilayani cukup dengan mengirimkan pesan via pesan singkat saja.

"Karena program ini, Pemalang menjadi salah satu daerah yang diperhatikan oleh PBB," tambahnya.

The World Summit on Information society (WSIS) Prize 2018 ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh ITU untuk mengapresiasi para individu, LSM, organisasi atau yang telah berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat berbasis TIK. Proyek-proyek yang masuk nominasi dinilai membantu mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDG) tahun 2030.
 
Puspindes dari Kabupaten Pemalang masuk nominasi dan mendapat WSIS Prize dari ITU. Proses penilaian dimulai dari 11 September 2017 hingga 10 Januari 2018.


(SUR)