Hujan 2 Hari, Jalan Penghubung Gunungkidul-Bantul Putus

Patricia Vicka    •    Rabu, 29 Nov 2017 03:34 WIB
bencana alam
Hujan 2 Hari, Jalan Penghubung Gunungkidul-Bantul Putus
Banjir merendam salah satu desa di Gunung Kidul, Selasa, 29 November 2017, dok istimewa

Yogyakarta: Siklon tropis Cempaka mengakibatkan hujan deras mengguyur wilayah DI Yogyakarta tanpa henti sejak dua hari lalu. Sungai Oya meluap dan banjir terjadi di beberapa lokasi.

Kepala Seksi Kedaruratan Bencana BPBD DIY Danang Samsurizal mengatakan Sungai Oya meluap dan membanjiri Desa Bunder, Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Banjir memutuskan jalan penghubung Gunungkidul dengan Bantul.

Pada Selasa malam, 28 November 2017, banjir mencapai ketinggian 1 meter. Beberapa kendaraan roda dua mogok karena nekat melintas. Sementara kendaraan lain memutar arah.

"Jalan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, terputus. Belum bisa dilewati. Arus lalu lintas dialihkan dari Sambi ke arah Nglipar," ujar Danang melalui sambungan telepon di Yogyakarta.

Jalan menuju Balaidesa Banjarejo, Kecamatan Tegalsari, juga tak bisa dilintasi. Banjir mencapai ketinggian lutut orang dewasa.

Puluhan rumah, sekolah, dan pasar juga terendam banjir. Di SMK Kelautan Tanjung Sari dan SMPN Semanu, banjir mencapai ketinggian lebih 1 meter. Sekolah pun meliburkan kegiatan belajar mengajar.

"513 Kepala keluarga terdampak karena rumahnya tergenang banjir. Mereka sudah mengungsi ke rumah kerabat yang aman,"jelas Danang.

BPBD DIY mencatat 64 daerah banjir di provinsi tersebut. Titik banjir paling banyak di Bantul yaitu 31 lokasi. Sebanyak 899 warga Bantul mengungsi ke balai desa setempat atau rumah saudara. Banjir merendam 24 lokasi di Gunungkidul, 4 lokasi di Sleman, 4 lokasi di Kulon Progo, dan 1 lokasi di Yogyakarta.


(RRN)