Ternak Melintasi Yogya Wajib Surat Sehat

Patricia Vicka    •    Rabu, 16 Aug 2017 19:05 WIB
idul adha
Ternak Melintasi Yogya Wajib Surat Sehat
Pemeriksaan ternak di pos lalu-lintas ternak di Dusun Johonalang, Sindumartani, Nglempak, Sleman. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Jelang Iduladha, penjagaan pos lalu lintas ternak di daerah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta diperketat. Dinas Pertanian DIY mewajibkan seluruh hewan ternak yang masuk dan melintas harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Ternak (SKKH). 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan DIY, Sasongko mengatakan pihaknya menyiagakan petugas tambahan untuk mengecek kesehatan keluar-masuk ternak. Hewan yang tak memiliki SKKH, dilarang masuk.

"Wajib bawa SKKH. Petugas akan memeriksa kesehatan semua ternak yang keluar masuk," tegasnya di gedung DPRD DIY, Rabu, 16 Agustus 2017. Ini dilakukan guna memastikan seluruh ternak yang masuk ke DIY sehat dan bebas penyakit.

Menurutnya, lalu lintas ternak di daerah perbatasan beluma ada peningkatan yang signifikan. Namun, dia memastikan ketersediaan hewan kurban mencukupi.

"Ketersediaan ternak kami prediksi cukup. Pemotongan harian hanya sekitar 150-200 ekor perhari. Semetara ketersediaan ternak tahun ini sekitar 200 ribu," katanya

Petugas pos lalu-lintas ternak di perbatasan Sleman-Klaten, Jateng, di Dusun Johonalang, Sindumartani, Nglempak, Sleman, Ari Prasetya, mengatakan, hingga kini lalu lintas ternak baru berkisar 10-12 kali kendaraan per hari. Puncak keramian diprediksi terjadi satu minggu sebelum hari Iduladha.

"Hari normal lalu lintasnya 5-7 kendaraan per hari. Pas puncak bisa mencapai 20 kendaraan perhari," tuturnya.


(SAN)