DBD Renggut 11 Nyawa di Yogya dalam Sebulan

Patricia Vicka    •    Jumat, 25 Nov 2016 15:25 WIB
demam berdarah
DBD Renggut 11 Nyawa di Yogya dalam Sebulan
Nyamuk Aedes Aegypti. (Media Indonesia/Amirudin Abdullah)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kasus demam berdarah (DB) di Kota Yogyakarta meningkat drastis dalam kurun waktu satu bulan. Tercatat sebelas warga Yogyakarta meninggal dalam rentang waktu pertengahan Oktober 2016 hingga November 2016. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Vita Yulia  Kisworini menjelaskan jumlah penderita DB Kota Yogyakarta di pertengahan November mencapai 1.475 kasus. Sementara pertengahan bulan Oktober, penderita DB hanya 1.285 kasus. 

"Jumlah kasus tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu yang hanya 943 kasus dengan 11 orang MD. Tapi ini belum bisa dikatakan kejadian luar biasa," tuturnya di Yogyakarta, Jumat (25/11/2016). 

Baca: Kota Yogyakarta Endemis Demam Berdarah

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk gencar melakukan gaya hidup sehat dengan melakukan menutup tempat penyimpanan air, menguras genangan air dan membersihkan genangan air dan jentik nyamuk. 

Peningkatan pasien demam berdarah juga terjadi di RSUD Kota Yogyakarta. Humas RSUD Kota Dyah Widyastuti menjelaskan, selama Okober tercatat ada 60 kasus demam berdarah. Sementara hingga 21 November ada 34 penderita demam berdarah yang dirawat di RSUD. Dari jumlah tersebut, tak ada pasien yang meninggal. 

"Kalau tahun lalu yang dirawat di bulan Oktober karena DB ada 23 orang saja. Tapi pasien kami berasal dari seluruh kabupaten di DIY, engga hanya dari Kota Yogyakarta saja," tuturnya. 

Baca: Warga Yogya akan jadi Orangtua Asuh Aedes Aegypti

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memperkirakan jumlah penderita DB akan terus meningkat dalam dua bulan ke depan mengingat puncak musim hujan diperkirakan terjadi Januari dan Februari 2017.


(SAN)