Kejari Solo Tangkap Rekanan PTPN IX di Surabaya

Pythag Kurniati    •    Selasa, 01 Nov 2016 14:20 WIB
kasus korupsi
Kejari Solo Tangkap Rekanan PTPN IX di Surabaya
Tersangka di ruang tahanan Kejari Solo, Jateng. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Kejaksaan Negeri Kota Solo menangkap Direktur CV Pratama Raya, Roby Tansatresna, 55, atas dugaan korupsi pengadaan transmisi mesin giling Pabrik Gula Gondang Baru, Klaten, senilai Rp725 juta.

Kajari Solo Didik Joko Adi Purwoko mengungkapkan, penangkapan dilakukan oleh tim Kejari Kota Solo dibantu Kejari Surabaya, di Kota Surabaya, pada Senin, 31 Oktober, pukul 18.30 WIB.

Tersangka ditangkap setelah dua kali tak memenuhi panggilan kejaksaan. Tersangka juga tak memberi alasan ketidak hadiran itu. “Kami menangkap tersangka karena dia tidak kooperatif," ujar Didik saat ditemui wartawan di Kantor Kejari Solo, Jalan Kepatihan No 1, Selasa (1/11/2016).

Didik menjelaskan tersangka merupakan rekanan PT Perkebunan Negara (PTPN) IX (Persero). Tersangka menandatangani kontrak kerja sama pengadaan barang dan operasional tahun anggaran 2011-2012 senilai Rp1,2 miliar.

Salah satu poin kontrak adalah pengadaan transmisi mesin giling pada PG Gondang Baru Klaten senilai Rp725 juta. Namun, pengadaan barang tidak sesuai kontrak. 

“Pada kontrak tertulis gearbox (transmisi) tersebut buatan Jepang dan barang baru,” imbuh Didik.

Penyelidikan kejaksaan menemukan transmisi yang disediakan tersangka merupakan barang bekas. Dan lagi buatan Tiongkok.

Didik mengklaim pihaknya telah menghubungi perusahaan asal Jepang yang tertera dalam kontrak. "Mereka bilang tidak pernah memproduksi barang itu,” terang dia.

Didik menerangkan jumlah kerugian akibat kasus korupsi ini sebesar Rp725 Juta. Tersangka saat ini ditahan di Kantor Kejari Solo.

Tersangka diancam Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 3 UU 31 tahun 1999 juncto UU 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tersangka diancam hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.


(SAN)