Longsor Ancam Empat Desa di Klaten

Djoko Sardjono    •    Selasa, 15 Nov 2016 14:16 WIB
longsor
Longsor Ancam Empat Desa di Klaten
Ilustrasi. Foto: MI/Benny Bastiandi

Metrotvnews.com, Klaten: Longsor di Klaten, Jawa Tengah, mengancam empat desa yang bermukim di bawah bukit. Ancaman longsor itu disikapi warga dengan penuh waswas jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Keempat desa yang berpotensi diterjang longsor di musim penghujan, yaitu Ngandong di Kecamatan Gantiwarno, Burikan di Kecamatan Cawas, Sekarbolo di Kecamatan Wedi, dan Krikilan di Kecamatan Bayat.

Di musim penghujan, warga Desa Ngandong dan Desa Burikan terancam longsor Bukit Seribu di Gunungkidul. Sedangkan longsor Bukit Jabalkat di Bayat, mengancam warga Desa Sekarbolo dan Desa Krikilan.

Longsor Bukit Seribu dan Jabalkat, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Bambang Giyanto, mengancam sekitar 100 kepala keluarga di empat desa tersebut.

"BPBD Klaten mengimbau agar warga yang tinggal di bawah bukit meningkatkan kesiapsiagaan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Hal itu penting untuk pengurangan risiko bencana," kata Bambang, Selasa (15/11/2016).

Menghadapi bencana di musim penghujan, kini telah dibentuk empat posko di daerah rawan bencana, yaitu di Kecamatan Bayat, Gantiwarno, Cawas, dan Kemalang. Selain itu, posko utama di BPBD Klaten. 

Kabupaten Klaten merupakan daerah rawan bencana. Selain tanah longsor, daerah ini juga rawan bencana banjir, lahar dingin, angin puting beliung, gempa bumi, dan erupsi Gunung Merapi.


(UWA)