Kebakaran Gunung Sumbing Tersisa Dua Titik

Budi Arista Romadhoni    •    Selasa, 18 Sep 2018 14:33 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Kebakaran Gunung Sumbing Tersisa Dua Titik
Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terbang untuk melakukan survei lokasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Sumbing, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (14/9). ANTARA FOTO/Anis Efizudin.

Temanggung: Pemadaman kebakaran menggunakan Helikopter tipe Komav Water Bombing di hutan kawasan Hutan Sumbing Temanggung hari ini berhasil dilakukan. Dari empat titik kebakaran, sekarang tinggal dua titik lagi yang masih harus dipadamkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Gito Walngadi mengatakan, untuk menghindari kabut tebal, pengoperasian helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bancana (BNPB) dilakukan sejak pagi.

"Sejak pagi sudah beroprasi, namun kalau nanti terjadi bencana kabut akan kita hentikan, ini tinggal dua titik api terus kita lanjutkan," kata Gito saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 18 September 2018. 

Gito menjelaskan, adanya kabut pada siang menjelang sore operasi Helikopter Water bombing diubah menjadi pagi hari. Rencana tersebut berjalan sesuai harapan.

"Pengambilan air di Wadaslintang (Wonosobo) dan Tlogo Menjer (Tlogo Menjer) berjalan baik," jelas Gito. 

Gito kembali mengatakan, apabila tidak terhalang kabut, pemadaman api gunung sumbing bisa selesai hari ini. "Ini tinggal di titik 27-2, dan 27-1, masih kita upayakan. Yang terbakar perkiraan sampai 506,9 hektar. Kalau kerugian saya tidak tahu, itu perhutani, tapi yang terbakar cuma semak alang-alang," ungkap Gito.


(DEN)