Siklon Tropis Cempaka

Akses Penghubung Dua Desa di Imogiri Putus

Antara    •    Kamis, 30 Nov 2017 20:13 WIB
tanah longsorcuaca ekstrembencana alambencana banjirsiklon tropis cempaka
Akses Penghubung Dua Desa di Imogiri Putus
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Bantul: Akses penghubung dua desa di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terputus. Warga kesulitaan untuk berpindah antara dua desa karena jembatan gantung yang menghubungkan rusak diterjang banjir.

"Iya, akses yang menuju ke sana di dua desa yaitu Desa Sriharjo sama Selopamioro yang putus, kena batu sama longsor," kata Camat Imogiri Sigit Subroto usai meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Balai Desa Kebonagung Bantul, Kamis, 30 November 2017.

Jembatan gantung di atas Sungai Oya rusak akibat banjir usai diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Selasa, 28 November 2017, sejak pagi hingga malam. Warga Desa Selopamioro yang berada di Selatan jembatan kesulitan akses menuju Desa Sriharjo.

"Yang di Selatan itu dusun Lemah Rubuh dan Jetis Desa Selopamioro dan sebagian dusun Jati, ada empat RT (rukun tetangga) di sana," kata Sigit.

Camat mengatakan, selain akses penghubung dua desa di Imogiri terputus, jalan menuju jembatan gantung di wilayah pedukuhan Wunut Desa Sriharjo longsor akibat abrasi Sungai Oya. Namun jalan masih bisa dilalui kendaraan.

"Kalau detailnya kami belum valid, karena saya baru akan mengumpulkan Bapak Ibu Lurah di Imogiri," katanya.

Kepala Dukuh Wunut Sugiyanto mengatakan titik jalan yang mengalami longsor panjangnya sekitar 32 meter dengan kedalaman 15 meter. Tanah terba ke arah Sungai Oya.

"Dari kita sudah ada upaya gotong royong secara swadaya masyarakat, kalau kemarin sempat tidak bisa lewat untuk roda empat, namun oleh warga dicarikan tanah dan batu agar sementara kendaraan bisa lewat," katanya.


(SUR)