Jelang Tahun Baru 2018

Disbud Sleman Siapkan Hiburan Rakyat Sambut Tahun Baru 2018

Ahmad Mustaqim    •    Minggu, 31 Dec 2017 14:11 WIB
natal dan tahun baru
Disbud Sleman Siapkan Hiburan Rakyat Sambut Tahun Baru 2018
Museum Gunung Merapi di Sleman. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Sleman: Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, menyiapkan sejumlah hiburan menyambut tahun baru 2018. Hiburan tersebut ada di beberapa lokasi dan bisa menjadi tujuan warga menikmati malam tahun baru.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara mengatakan, atraksi cokean akan digelar di Museum Gunung Merapi (MGM) pada Minggu, 31 Desember 2017. Keesokan harinya, hiburan lagu-lagu Koes Plus dari grup band lokal Riessma Pluss dari Sendangrejo, Kecamatan Minggir, bakal mengawali tahun 2018.

"MGM ini jadi lokasi pilihan wisatawan mengisi liburan. Ini menjadi hiburan tambahan di lokasi wisata edukasi museum," kata Aji di Sleman pada Minggu, 31 Desember 2017.

Menurutnya, wisata edukasi melalui koleksi museum saat ini masih menjadi prioritas untuk kalangan pendidikan. Selain menjadi wahana edukasi kegunungapian, MGM juga diharapkan menjadi wahana edukasi budaya yang mengajarkan tata nilai dan budaya tradisi masyarakat lereng Gunung Merapi.

Ia menyebut, ada sekitar 20 ribu wisatawan yang menikmati liburan di MGM. "Pada tahun 2018 mendatang kami akan secara rutin mengagendakan atraksi bagi para pengunjung MGM setiap akhir pekan dengan berbagai potensi seni dan budaya," ungkapnya.

Kepala Bidang Dokumentasi, Sarana dan Prasarana Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Wasita menambahkan, sejumlah pertunjukan juga akan digelar di malam pergantian tahun Minggu, 31 Desember 2017, malam, di Kompleks Lapangan Denggung Beran, Kecamatan Tridadi, Sleman.

Sejumlah pertunjukan itu di antaranya pertunjukan Grup Band Fanilla dari Butuhan, Sendangrejo, Minggir. Pertunjukan band itu menyertakan bintang artis Fahma Fadhila.

"Grup Band Fanilla akan menghibur masyarakat, pengunjung dan wisatawan dengan berbagai jenis music slow rock, ska reggae mulai pukul 19.00 WIB. Menutup rangkaian acara adalah flashmob 600 lebih anggota pramuka yang bergabung dalam kegiatan Pengembaraan akhir Tahun (BARATA) ke 32 Kwarcab Sleman," kata Wasita.

Selain itu, ada pula aneka pentas seni, fashion show, penobatan Dhenok-Thole Barata di lokasi yang sama. Menurut dia, Kompleks Lapangan Denggung bisa menjadi pilihan alternatif bagi warga dan wisatawan dalam menyemarakkan pergantian tahun di tengah macetnya jalur transportasi di berbagai obyek wisata.

"Menjelang pergantian tahun, selain dimeriahkan dengan flashmob oleh peserta Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) ke 32 Kwarcab Sleman juga dimeriahkan dengan pembunyian alat tradisional “othok-othok” secara massal, peniupan terompet, dan pesta kembang api," jelasnya.



 


(SUR)