10 Kecamatan di Kabupaten Semarang Rawan Longsor

Feri Nugroho    •    Minggu, 08 Oct 2017 18:21 WIB
longsor
10 Kecamatan di Kabupaten Semarang Rawan Longsor
Ilustrasi longsor, MTVN - M Rizal

Metrotvnews.com, Ungaran: BPBD Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendata sejumlah titik rawan bencana. Longsor dan banjir menjadi bencana yang berpotensi terjadi di kabupaten tersebut.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Semarang, Heru Subroto, mengatakan inventarisir merupakan langkah awal mengantisipasi bencana. Petugas mendata beberapa wilayah yang menjadi langganan bencana,

BPBD juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga penanganan bencana bisa lebih optimal.

"Apa yang menjadi rekomendasi atau yang menjadi harapan masyarakat, termasuk juga pihak legislatif pun sudah serta sedang kami laksanakan,” kata Heru di Kabupaten Semarang, Sabtu 7 Oktober 2017.

BPBD mencatat 10 kecamatan di Semarang masuk dalam daerah rawan longsor dan banjir. Bencana itu berpotensi terjadi saat hujan turun semakin deras.

Kecamatan rawan longsor itu yaitu Ungaran Barat. Ungaran Timur, Bawen, Tuntang, Getasan, Bringin, Suruh, Banyubiru, Jambu, dan Sumowono. Sementara kecamatan rawan banjir yaitu Ungaran Barat, Ungaran Timur, Ambarawa, Tuntang, dan Banyubiru.

BPBD mencatat, mulai Januari hingga September 2017, 263 bencana terjadi di Semarang. Selain banjir dan longsor, bencana berupa kebakaran lahan, angin puting beliung, dan kekeringan.

“Di peringkat pertama adalah bencana longsor, sebanyak 159 kejadian," ungkap Heru.


(RRN)