Usut Kekerasan Balita, Polisi Sita Kulkas & Mesin Cuci

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 25 Nov 2016 14:30 WIB
penganiayaan anak
Usut Kekerasan Balita, Polisi Sita Kulkas & Mesin Cuci
Ilustrasi (Metrotvnews.com/M Rizal)

Metrotvnews.com, Sleman: Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menyita kulkas dan mesin cuci sebagai barang bukti mengungkap kasus kekerasan terhadap balita berinisial JM, 1,5 tahun.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda DIY, Kompol Retnowati, menjelaskan dua barang bukti yang disita tersebut milik tersangka AC. Dua barang itu diambil dari dua lokasi berbeda.

"Satu disita di Klaten (Jawa Tengah) dan satunya di Jalan Parangtritis Bantul (Yogyakarta)," kata Retnowati, Jumat (25/11/2016).

Ia mengungkapkan, dua barang bukti ini harus disita untuk memperkuat proses penyidikan. Sebab, kulkas dan mesin cuci ini menjadi barang yang dipakai AC melakukan tindak kekerasan terhadap JM. JM merupakan anak kandung Sartini, pembantu rumah tangga yang bekerja untuk AC.

"Barang bukti lain melihat perkembangan. Seperti besi yang digunakan untuk tindak kekerasan, kami belum mengetahui detailnya di mana," ujarnya.

Baca: Balita Korban Penyiksaan Trauma Lihat Kulkas & Mesin Cuci

AC saat ini masih mendekam di sel Polda DIY. Polda DIY sebelumnya telah memeriksa istri AC dan anak Sartini berinisial DL, 12 tahun. Dua keterangan saksi tersebut dinilai memperkuat adanya dugaan tindak kekerasan yang dilakukan AC. Retnowati berharap kasus tersebut bisa segera tuntas. 

Sartini dan putranya, JM, 1,5 tahun, menjadi korban kekerasan majikannya, AC, yang beralamat di Jalan Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Keduanya disekap sejak Februari hingga September. Selama penyekapan, mereka mendapatkan tindak kekerasan oleh AC.

Setelah berhasil kabur, Sartini memberanikan diri melapor ke polisi, 15 November. Saat ditemui di Polda DIY, Sartini berharap polisi menghukum berat majikannya.


(UWA)