65 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Jepara Terdaftar Tanpa NIK

Rhobi Shani    •    Selasa, 18 Oct 2016 10:58 WIB
bpjs kesehatan
65 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Jepara Terdaftar Tanpa NIK
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Sebanyak 65 ribu warga Jepara, Jawa Tengah, terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tanpa nomor induk kependudukan alias NIK. Ironisnya, mereka merupakan penerima bantuan iuran (PBI) yang ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Kepala Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Jepara Asri Wulandari mengklaim, peserta tanpa NIK itu didapati pada masa peralihan dari jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) atau Askes ke BPJS Kesehatan. "Data memang harus diperbaharui,” terang Asri, Selasa (18/10/2016).

Karena itu, dia mengaku sedang memvalidasi data hingga ke perdesaan. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Jepara. Alasannya, yang memberikan data PBI adalah Dinsosnakertrans.

Carut-marut data peserta BPJS Kesehatan itu menjadi perhatian DPRD Jepara. Pasalnya, hal itu bisa membuat warga memiliki dua fasilitas BPJS. Yaitu, BPJS Kesehatan dari PBI dan BPJS Kesehatan sebagai peserta mandiri.

Tanpa NIK, kata Ketua DPRD Jepara Dian Kristiandi, pihak BPJS sangat mungkin tidak tahu jika ada warga mendaftar peserta mandiri, padahal sudah terdaftar sebagai PBI.

"Jika mengetahui dan sengaja mendaftar tidak apa-apa. Jika tidak tahu, itu yang disayangkan. Sehingga fasilitas dari negara pun tak terpakai,” sesalnya.

Dalam waktu dekat, Andi melanjutkan, pihaknya melalui Komisi C akan mengadakan rapat. Pihak-pihak terkait seperti Dinsosnakertrans, BPJS, DKK dan lainnya akan dipanggil untuk menyinkronkan data. Selain itu juga untuk mengurai masalah ini sehingga tidak memunculkan masalah baru.


(SAN)