Longsor Melanda Beberapa Wilayah Jateng

   •    Minggu, 25 Sep 2016 19:16 WIB
longsor
Longsor Melanda Beberapa Wilayah Jateng
Tim gabungan mengevakuasi korban longsor di Banjarnegara, Jateng, Minggu (25/9/2016). (Metrotvnews.com/dok. BPBD Banjarnegara)

Metrotvnews.com, Banjarnegara: Sebuah tebing setinggi 15 meter lebar 40 meter longsor menimpa rumah berukuran di Desa Sidengok, Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu, 25 September. Satu penghuni rumah tewas tertimpa material longsoran.

Longsor terjadi setelah daerah itu dilanda hujan deras sepanjang sehari sebelumnya. Tebing yang longsor itu tepat berada di belakang rumah berukuran 12 x 7 meter itu. Rumah milik Sugianto itu ditinggali sembilan orang.

Saat kejadian, salah satu anggota keluarga bernama Nurhaidin, 21, sedang memperbaiki saluran air di belakang rumah. Sekira pukul 07.00 WIB, tebing yang berdiri di belakang rumah itu longsor.

Nurhaidin tak sempat menyelamatkan diri. Jasadnya berhasil dievakuasi tim TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarnegara, TNI, Polri, dan PMI sekitar pukul 10.30 WIB. Jasadnya langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

Berikut sembilan jiwa yang tinggal di rumah, selain Sugianto. Khotifah, 50, Slamet Parno, 35, Fitriyah, 25, Saminem, 32, Nurhaidin, 21, Rohyatun, 13, Usman, 5, dan Agus, 37.

Tiga titik longsor

Sementara, longsor juga terjadi di Magelang, Jawa Tengah. Ada tiga titik longsor, yakni di Bukit Parangkudo, TPA Kanan, dan wilayah Dusun Wonokriyo.

Terparah ada di titik Bukit Parangkudo, dimana tebing setinggi delapan meter dan lebar empat meter longsor dan menutup akses jalan dari Jagalan menuju Suroloyo.

Material longsor menutup jalan sepanjang 20 meter dengan ketebalan dua hingga 2,5 meter dan lebar enam meter. Material longsor sempat mengenai seorang pengendara sepeda motor yang tengah melintas.

Korban bernama Suratman, 25, warga Dusun Ngambar, Desa. Sidoarjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo.

"Korban mengalami luka ringan di kaki kiri," kata Kadus Wonokriyo, Sutarjo, dikutip Antara.


(SAN)