Dua Kasus Difteri Jateng Serang Balita

Mustholih    •    Rabu, 06 Dec 2017 19:13 WIB
klb difteri
Dua Kasus Difteri Jateng Serang Balita
Seorang siswa SMP mendapatkan imunisasi. Foto: Antara/M Iqbal

Semarang: Dinas Kesehatan Jawa Tengah menemukan dua kasus positif dari sepuluh laporan difteri masuk, masing-masing di Kota Semarang dan Kabupaten Karanganyar. Kedua pasien difteri berusia di bawah lima tahun.

"Kasus positif difteri pada seorang balita di Semarang pada September, dan seorang balita di Karanganyar pada Oktober," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Dokter Yulianto Prabowo, kepada Medcom.id, Semarang, Jateng, Rabu, 6 Desember 2017.

Dua balita dinyatakan positif terkena difteri setelah ada laporan dugaan kasus penyakit yang disebabkan oleh Corynebacterium diphteria. Dua balita ini dirawat di rumah sakit, namun pulang dalam keadaan sembuh

Atas temuan itu, kata Yulianto, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng segera meningkatkan upaya pemerataan imunisasi rutin DPT-HB-Hb. Yulianto menegaskan hingga saat ini belum ditemukan lagi kasus difteri di Provinsi Jawa Tengah.

"Harapannya masyarakat turut berperan serta untuk penanggulangan penyakit difteri dengan mendorong semua balita untuk mendapatkan Imunisasi," ujar Yulianto menegaskan.

Dinas Kesehatan Jawa Tengah menerima sepuluh laporan kasus difteri. Namun, berdasarkan hasil laboratorium, hanya dua laporan dinyatakan positif difteri.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Jateng, Dokter Tatik Muharyati menyebut temuan kasus difteri di Jateng cenderung meningkat di banding tahun lalu. Tatik menegaskan Dinas Kesehatan Jateng sudah melakukan upaya pencegahan agar kasus difteri tidak melebar ke mana-mana.

"Begitu kita nyatakan ada kasus difteri, kita berikan imunisasi di sekitar tempat tinggal di mana penderita itu ada. Sudah atau belum pernah dilakukan imunisasi tetap kita berikan imunisasi. Itu pencegahan supaya tidak melebar ke mana-mana," tegas Tatik.

 


(SUR)