Pertamina Tambah Stok Elpiji 3 Kg di Solo dan Sekitarnya

Pythag Kurniati    •    Minggu, 10 Dec 2017 10:21 WIB
kelangkaan elpiji
Pertamina Tambah Stok Elpiji 3 Kg di Solo dan Sekitarnya
Ilustrasi tabung gas LPG 3 kg dalam operasi pasar. Foto: Medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Pertamina MOR IV Jawa Bagian Tengah menyiapkan extra dropping atau penambahan fakultatif Elpiji 3 kilogram di wilayah Solo Raya. Kota Solo dan enam kabupaten di sekitarnya (Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Boyolali dan Klaten) mendapat tambahan stok 129.000 tabung gas.

Penambahan fakultatif tabung gas dilakukan sejak tanggal 8 Desember 2017. Kota Solo mendapat tambahan fakultatif 16.680 tabung, Kabupaten Boyolali (25.200 tabung), Karanganyar (21.600 tabung) dan Sukoharjo (20.640 tabung), Klaten (21.720 tabung), Wonogiri (8.760 tabung) dan Sragen (14.400 tabung).

Officer Communication and Relations Pertamina MOR IV Muslim Dharmawan menegaskan Pertamina selalu mengevaluasi kebutuhan real penggunaan Elpiji 3 Kg. Apabila dirasa kurang, Pertamina menyatakan siap menyuplai Elpiji 3 kg sesuai kebutuhan di wilayah tersebut.

"Kami juga menambah frekuensi pasokan ke wilayah terpencil, serta melakukan menambaj stok di pangkalan agar masyarakat tidak melakukan panic buying," beber Muslim, Minggu, 10 Desember 2017.

Sedangkan dalam menjaga stabilitas pendistribusian Elpiji 3 kg, Pertamina menyiapkan 800 SPBU di wilayah Jateng-DIY sebagai alternatif bagi masyarakat mendapat tabung gas hijau itu.

“SPBU ini sebagai stabilisator yang kami tugaskan layaknya pangkalan yang juga menjual Elpiji 3kg sesuai dengan harga HET. Pengguna Elpiji 3 kg  juga tetap menyertakan kartu identitas sebagai data” pungkasnya.

Langkah lainnya, untuk menjaga distribusi dan harga tabung LPG 3 kg, Pertamina MOR IV menggelar Operasi Pasar di 35 titik di Jateng DIY. Antara lain Kota Solo, Kabupaten Batang, Kota Semarang, Salatiga, Banyumas serta Purbalingga.
 


(SUR)