Hubungi Presiden Abbas, Jokowi Tegaskan Dukungan untuk Palestina

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 09 Dec 2017 16:41 WIB
palestinaisrael palestinadonald trump
Hubungi Presiden Abbas, Jokowi Tegaskan Dukungan untuk Palestina
Presiden Jokowi. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Gunungkidul: Presiden Joko Widodo mengatakan telah menghubungi Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Ia menyatakan Indonesia selalu mendukung perjuangan Palestina. 

Jokowi telah menyampaikan posisi Indonesia soal pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. "Saya sampaikan kepada Presiden Palestina, Indonesia mengecam keputusan Amerika," kata Jokowi di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pasa Sabtu, 9 Desember 2017. 

Selain hal itu, Jokowi juga berkata kepada Mahmoud bahwa keputusan Trump bertentangan dengan seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Palestina. Menurut Jokowi, pengakuan Amerika terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel membahayakan proses perdamaian yang sudah lama dirintis. 

Jokowi mengajak seluruh negara bersatu mendukung Palestina. "Saya juga katakan, mengajak negara lain untuk tidak mengikuti apa yang dilakukan Pemerintah Amerika yang memindahkan kedutaannya ke Yerusalem," ungkapnya. 
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, Indonesia akan selalu berjuang dan bersama rakyat Palestina. Ia menilai, Presiden Mahmoud memberikan reaksi positif atas sikap Indonesia. 

"Presiden Mahmoud sangat menghargai apa yang negara kita lakukan, konsisten sejak presiden pertama Bung Karno sampai sekarang," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Suhardi Alius mengatakan keputusan Amerika bisa memunculkan sikap kebencian. Ia berharap pemerintah Indonesia bisa membantu menemukan solusi terbaik. 

"Kita sikapi dengan tenang. Pemerintah sudah ambil langkah. Masyarakat tenang, jangan mengambil sikap pelanggaran hukum," kata Suhardi di salah satu hotel di Sleman pada Jumat malam, 8 Desember 2017. 


(ALB)