Puluhan ASN Pemkot Surakarta Bolos

Pythag Kurniati    •    Selasa, 02 Jan 2018 13:26 WIB
pns
Puluhan ASN Pemkot Surakarta Bolos
Apel awal tahun 2018 di halaman Balaikota Surakarta, Selasa, 2 Januari 2018. Medcom.id/Pythag

Solo: Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018 telah berakhir. Selasa, 2 Januari 2018, Pemerintah Kota Surakarta menggelar apel awal tahun yang dipimpin Wakil Wali Kota Surakarta Ahmad Purnomo.

Apel tersebut diikuti 44 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 5 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Tercatat 202 Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak mengikuti apel awal tahun. Sebanyak 23 di antaranya tidak hadir (absen) tanpa ada keterangan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Surakarta, Rakhmat Sutomo, menjelaskan, dari 44 OPD hanya tiga OPD yang personelnya lengkap menghadiri apel awal tahun. Yakni, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Perdagangan, dan BPPKAD.

BKPPD, lanjut Rahmat, akan menelusuri lebih lanjut penyebab ASN tidak mengikuti apel di hari pertama kerja 2018. Apakah dari jumlah tersebut ASN benar-benar tidak masuk atau terlambat masuk. Jika ASN kedapatan membolos, maka akan dijatuhi sanksi.

Sanksi yang dijatuhkan mengacu PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. "Mulai dari diberi teguran lisan dan pembinaan. Teguran itu pun sudah masuk rekaman pelanggaran," beber dia.

Menanggapi 23 ASN yang tidak hadir pada apel awal tahun tanpa keterangan, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyatakan jumlah tersebut menurun dari tahun lalu. "Solo total memiliki 6 ribu ASN. Jumlah itu hanya berapa persennya," paparnya.

Namun demikian, Rudy meminta BKPPD bertindak tegas terhadap ASN yang terbukti menyalahi aturan kedisiplinan. "Nanti BKPPD akan sidak menelusuri dan memberi pengarahan ASN," pungkasnya.



(ALB)